BOGOR – Aksi pencurian pelindung kepala (helm) makin marak terjadi di sejumlah wilayah, tak terkecuali area parkir Pemkot Bogor.
Area yang seharusnya steril dari kawanan pencuri, kini dapat disusupi dengan mudah. Aksi pencurian baru saja dialami Ahmad Sudarno alias Zedun. Jurnalis liputan6.com itu harus rela kehilangan helmnya saat memarkir kendaraan roda duanya di depan Kantor DMPTS Kota Bogor.
Para pencuri spesialis helm tersebut beraksi sekitar pukul 16:00 WIB. Zedun yang hendak bergegas aktivitas usai beristirahat di kantin Pemkot Bogor, tak menjumpai helm yang biasa digunakan.
“Helm hilang di parkiran KID (Kantin Pemkot Bogor,red),” kata Anggota Rolling Thunder Pers Motor Club itu, Senin (30/12/2024).
Zedun tampak tak ingin mempermasalahkan kejadian tersebut. Ia pun bergegas mencari toko helm terdekat agar tetap dapat beraktivitas meliput dan mengemas pemberitaan di wilayah Bogor Raya.
Agar mengindari kejadian serupa menimpa pengendara roda dua, sebaiknya mengikuti sejumlah rekomendasi tips anti maling helm.
Berikut beberapa tips untuk mencegah helm dicuri:
Sebelum Memarkirkan Motor
1. Pasang kunci helm pada motor atau pengaman tambahan.
2. Simpan helm di tempat yang aman dan tersembunyi.
3. Jangan meninggalkan helm di atas motor.
Pengamanan Tambahan
1. Gunakan kunci ganda (kunci motor dan kunci helm).
2. Pasang pengaman helm seperti gembok atau kunci rantai.
3. Gunakan sarung helm dengan pengaman internal.
Perilaku Bijak
1. Jangan meninggalkan motor tanpa pengawasan.
2. Parkirkan motor di tempat yang ramai dan terang.
3. Jangan memarkirkan motor di dekat tempat kerumunan.
Teknologi Modern
1. Pasang GPS pada helm.
2. Gunakan aplikasi pelacak helm.
3. Beli helm dengan fitur pengaman canggih.
Tips Tambahan
1. Catat nomor seri helm.
2. Simpan bukti pembelian helm.
3. Laporkan kehilangan helm ke pihak berwajib jika terjadi.
Dengan mengikuti tips ini, risiko kehilangan helm dapat diminimalkan. (*)



















Discussion about this post