• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, April 19, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Bogor Plus

Tingkatkan Pelayanan Puskesmas Jadi Kunjungan Sehat

Tingkatkan Pelayanan Puskesmas Jadi Kunjungan Sehat
508
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Pada sektor kesehatan, Presiden RI, Joko Widodo menyoroti berbagai hal, diantaranya pengentasan stunting, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, peningkatan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Kesehatan menjadi program prioritas yang terus ditingkatkan dari tahun ke tahun melalui berbagai program, baik di tingkat pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia.

Di berbagai kesempatan termasuk saat Rapat Kerja Kesehatan Nasional tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten pada April lalu, Jokowi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal penting dalam upaya Indonesia menjadi negara maju.

Menindaklanjuti arahan orang nomor satu di Indonesia, Kota Bogor terus melakukan peningkatan kesehatan, baik melalui jaminan kesehatan, pelayanan, fasilitas hingga peningkatan peran puskesmas dalam pengentasan stunting, gizi buruk dari pra nikah hingga anak yang sudah mengalami stunting.

BACAJUGA

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

7 April 2026
SPPG Kelurahan Bondongan di Protes,  Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes, Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

6 April 2026

Seperti yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Lawang Gintung yang membawahi empat kelurahan melalui dua unit puskesmas pembantu di Muarasari dan Harjasari, sebagai upaya dari peningkatan layanan serta mendukung Pembangunan Indonesia Sentris menuju Indonesia Maju.

Saat ini tingkat kunjungan pun bertambah menjadi 100 orang setiap hari. Mencakup pasien yang ingin mengakses pelayanan kesehatan individu hingga kunjungan sehat dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, peningkatan kesehatan dilakukan dengan mengikuti program pemerintah pusat melalui transformasi kesehatan dengan layanan terintegrasi melalui enam pilar, yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan dan teknologi kesehatan.

“Transformasi layanan primer dilakukan dengan Integrasi Layanan Primer (ILP), yaitu dengan tiga fokus yaitu pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, penguatan jejaring pelayanan kesehatan dan penguatan pemantauan situasi kesehatan sampai tingkat kelurahan,” kata Erna belum lama ini.

Pelayanan siklus hidup dimulai dari ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, anak sekolah, remaja, usia dewasa sampai lansia. Layanannya mengutamakan edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit melalui imunisasi dan berbagai skrining pada semua kelompok usia tersebut.

“Seluruh puskesmas di Kota Bogor sudah mengimplementasikan ILP, puskesmas pembantu dan posyandu. Nantinya, semua orang yang berobat di puskesmas tidak hanya diobati penyakitnya saja, tetapi juga dilakukan skrining sesuai usianya. Misalnya pada usia dewasa dilakukan skrining terhadap risiko penyakit jantung, diabetes, jiwa, TBC, HIV dan lain-lain. Jadi, kita melakukan mitigasi atau pencegahan melalui preventif,” katanya.

Kepala UPTD Puskesmas Lawang Gintung, Arsanti Kurniasari mengatakan, peningkatan kesehatan melalui fasilitas kesehatan di Puskesmas Lawang Gintung dilakukan dengan memperluas area pelayanan dan pemisahan ruangan infeksius dan non infeksius melalui penapisan sebelum pasien melakukan pendaftaran.

Tak hanya itu, sesuai arahan dari Presiden, Puskesmas kini juga memiliki alat USG untuk melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil.

Tak berhenti disitu, Puskesmas juga menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat, tidak hanya memberikan pelayanan upaya kesehatan perorangan (UKP) namun juga memberikan layanan Upaya Kesehatan Masyarakat atau (UKM) melalui turun langsung ke lapangan.

“Jadi ketika menjelang siang saat semua pasien di puskesmas dilayani, petugas yang memiliki tugas UKM langsung menyebar turun langsung ke masyarakat. Ada puskesmas keliling, penjaringan anak sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit kepada anak usia 15 tahun, promkes, pengentasan stunting, ODF, posyandu, posbindu, pos rem, semua kita tangani melalui banyak program,” ucapnya.

Sehingga lanjut Arsanti, Puskesmas bukan saja berfungsi seperti klinik atau rumah sakit namun juga melakukan upaya kesehatan masyarakat menuju puskesmas sebagai kunjungan sehat.

Artinya, ke depan masyarakat yang datang ke puskesmas tidak hanya melakukan pengobatan tapi melakukan kunjungan sehat, seperti periksa kehamilan, tensi darah, gula darah, konsultasi kesehatan, mempertahankan kesehatan dan sebagainya.

“Jadi ya kita berharap ke depan UKP itu hanya 25 persen 75 persennya kunjungan sehat. Untuk itu perlahan kita ubah mindset pola pikir masyarakat untuk hidup sehat dan juga kita lakukan skrining penjaringan mulai dari usia 15 tahun,” ujarnya.

Puskesmas Lawang Gintung sebagai puskesmas induk juga memiliki ahli gizi sebagai untuk memberikan layanan tentang gizi masyarakat.

Tak hanya itu, anak yang mengalami stunting, kurang gizi, dan ibu hamil dan sebagainya yang sudah masuk dalam kriteria dan daftar penerima asupan gizi tambahan atau makanan tambahan juga memperoleh makanan tambahan sebagai upaya pengentasan stunting dan gizi buruk. Sehingga peran dan fungsi puskesmas benar-benar menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat.

“Puskesmas ini juga menyalurkan pemberian makanan tambahan dan kami menyiapkan juga ahli gizi. Jadi anak-anak yang kurang energi, protein, stunting, anemia dan ibu hamil, kami berikan rutin selama tiga bulan,” ucapnya. (be-007/*)

Tags: Bogordinas kesehatandiskominfo kota bogorlayanan masyarakatpemkot bogorpuskesmas lawang gintung
Previous Post

Dirikan Bangunan di Lahan Fasum, Begini Akibatnya

Next Post

Keren, Haji Isam Bangun Jalan Gunakan Tailing Freeport

Related Posts

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
0

BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal di Teras Dara Restaurant &...

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
0

BOGOR— Ribuan penggiat budaya, gabungan organisasi masyarakat (ormas), paguyuban, sanggar, dan yayasan Kasundaan menggelar kegiatan Riung Mungpulung di Kebun Raya...

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

7 April 2026
0

BOGOR-Sejumlah proyek yang berada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, terus menjadi sorotan, terutama proyek Kolam Renang Mila...

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes,  Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes, Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

6 April 2026
0

BOGOR – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Bondongan yang akan beroperasi menuai protes dari masyarakat sekitar. Pasalnya, keberadaannya...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
Ketua DPRD Se-Indonesia Ikut Reret di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional

Ketua DPRD Se-Indonesia Ikut Reret di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional

17 April 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah