BOGOR– Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan amanah rakyat di Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepemimpinan birokrasi agar berjalan profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Hal itu menjadi sorotan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bogor, Gunara. Menurutnya, pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia menekankan bahwa amanah jabatan harus diwujudkan melalui pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat.
“Banyak tugas yang harus diselesaikan, sehingga seluruh aparatur wajib bekerja sesuai koridor hukum yang berlaku. Ketertiban umum sudah mulai terasa, dan ini perlu dijaga agar tetap berlangsung secara aman dan damai,” ujar Gunara, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia juga mengingatkan agar kedisiplinan aparatur sipil negara terus diperkuat demi menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan aturan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kepastian hukum di daerah.
“Jika ada aparatur yang tidak menjalankan pelayanan dengan benar, maka harus ada sanksi administratif yang tegas. Kepastian dalam penyusunan maupun pelaksanaan peraturan harus tetap berada dalam rel hukum yang jelas,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bogor pun diharapkan mampu menjaga ritme pembangunan dan pelayanan publik dalam lima tahun masa kepemimpinan ke depan. Masyarakat diajak untuk turut berpartisipasi dan mendukung seluruh program pemerintah demi terwujudnya Kota Bogor yang tertib, maju, dan harmonis. (Zulfi )



















Discussion about this post