BOGOR – Kenyamanan pelayanan di Kelurahan Bondongan tidak sebanding dengan kondisi tempat parkir di sekitarnya. Keluhan datang dari warga yang merasa kesulitan memarkir kendaraan karena banyaknya kendaraan milik pengunjung RS Melania yang parkir di area depan kantor kelurahan.
Salah satu warga, Agus, menyampaikan kekesalannya saat mengurus keperluan administrasi di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (16/5/2025).
Ia mengaku kesulitan mencari tempat parkir akibat banyaknya kendaraan yang diduga milik pengunjung rumah sakit.
“Seharusnya tempat parkir itu diprioritaskan untuk warga yang datang ke kelurahan, bukan untuk pengunjung RS Melania. Ini mengganggu kenyamanan kami sebagai warga,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Bondongan, Yanti Maryanti, membenarkan bahwa persoalan parkir memang menjadi tantangan di wilayahnya.
“Memang pelayanan di Kelurahan Bondongan alhamdulillah cukup nyaman dan warga pun merasa puas. Namun, untuk urusan parkir, apalagi mobil, memang agak sulit. Biasanya saya minta tolong juru parkir untuk mengarahkan agar kendaraan tidak mengganggu akses keluar masuk,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kendaraan yang parkir di sekitar kelurahan sebagian besar milik pengunjung RS Melania.
“Setahu saya, parkir di area itu termasuk retribusi yang masuk ke Dinas Perhubungan. Tapi untuk lebih pastinya bisa dicek kembali,” tambah Yanti.
Hingga berita ini ditulis, Direktur RS Melania, Dr. Oktavia Nurdiani, dan Kepala Seksi Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Bogor, Roy Darmawan, belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait adanya dugaan parkir liar tersebut. (Jiev)



















Discussion about this post