BOGOR – Warga Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, kerap alami banjir. Hal itu diduga disebabkan sedimen sampah yang menumpuk di aliran sungai.
Hal itu terungkap saat Calon Wakil Wali Kota Bogor, Eka Maulana menyambangi kawasan tersebut, Senin (28/10/2024).
“Kami mencatat bahwa hampir semua titik di sini mengalami masalah yang sama. Revitalisasi dan pengerukan sedimentasi sampah di saluran air sangat diperlukan,” tegasnya.
Eka menyebut bahwa meskipun laporan mengenai masalah ini telah disampaikan oleh warga, belum ada tindakan nyata yang diambil oleh pihak terkait.
“Jelas ini akan menjadi perhatian kami, jangan menunggu bencana datang dulu baru disikapi. Itu pola kebiasaan yang harus diubah dari sisi pemerintahan kita,” tandasnya.
Selain masalah banjir, Eka juga mencatat keluhan mengenai akses pendidikan yang terbatas.
“Di Bogor Barat, sekolah negeri sangat sedikit, sehingga banyak orang tua yang terpaksa menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah swasta dengan biaya yang cukup tinggi,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal ini, Eka bersama Dokter Rayendra telah merancang program subsidi untuk sekolah swasta.
“Ini adalah solusi cepat yang bisa kami terapkan. Jika kita membangun sekolah negeri, itu butuh waktu. Namun, dengan subsidi, anak-anak bisa segera mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.
Tak hanya pendidikan, masalah kesehatan juga menjadi perhatian. Eka menjelaskan bahwa program berobat menggunakan KTP telah disosialisasikan kepada masyarakat.
“Kami memahami bahwa banyak warga yang merasa kesulitan dalam hal biaya berobat, terutama mereka yang menggunakan BPJS. Kami ingin memberikan kemudahan dan memastikan semua warga dapat mengakses layanan kesehatan yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eka menyampaikan harapannya untuk mengatasi masalah yang telah lama dikeluhkan warga, semuanya akan tertangani dan solusinya adalah pada program yang diusung Paslon nomor 5 Dokter Rayendra – Eka Maulana.
“Kami mendapati bahwa persoalan yang dihadapi warga sangat mendasar. Dari lapangan pekerjaan hingga biaya pendidikan dan kesehatan, semua itu perlu perhatian serius. Dengan program yang kami tawarkan, kami berkomitmen untuk memberikan solusi dalam lima tahun ke depan,” katanya. (Tri)





















Discussion about this post