BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mempererat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan santai bertajuk “Ngopi Bareng” yang digelar di kawasan Baranangsiang, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan di Kota Bogor.
Acara yang berlangsung hangat di Weekenders tersebut dihadiri oleh sejumlah organisasi jurnalis, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menegaskan bahwa kolaborasi antara legislatif dan media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kota yang kondusif. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga memperkuat kolaborasi. DPRD dan awak media harus saling mendukung agar ke depan Kota Bogor semakin kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan keterbukaan DPRD terhadap kritik dan masukan dari media. Namun, ia berharap kritik yang disampaikan tetap berlandaskan aturan yang berlaku sehingga dapat memberikan dampak positif.
“Kritik yang kritis itu penting, selama tetap sesuai koridor. Intinya, hari ini adalah penguatan sinergi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, yang akrab disapa Kang Aldho, menyambut baik inisiatif DPRD tersebut. Ia menilai forum komunikasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks.
“Pertemuan ini penting agar semua pihak bisa saling memahami dan mendukung. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin demi kemajuan Kota Bogor,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Zenal Abidin, Wakil Ketua III DPRD Dadang Iskandar Danubrata, serta sejumlah pimpinan alat kelengkapan dewan lainnya.
Melalui kegiatan “Ngopi Bareng” ini, DPRD Kota Bogor berharap hubungan harmonis dengan media dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat peran bersama dalam mengawal pembangunan yang transparan dan berpihak pada masyarakat.(*)





















Discussion about this post