BOGOR – Dari sebelas korban luka akibat kecelakaan maut di pintu tol Ciawi, 3 diantaranya sudah diperbolehkan pulang.
Sementara itu 8 korban masih menjalani perawatan di UGD RSUD Ciawi, 3 diantaranya mengalami luka berat.
Dokter Jaga RSUD Ciawi, Dr Billy mengungkapkan, korban kecelakaan di tol yang dilarikan ke RSUD Ciawi seluruhnya 11 pasien. Dari jumlah ini tiga pasien sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya hanya luka ringan.
Sementara itu dari 8 korban luka yang dirawat tiga diantaranya mengalami luka berat, salah satunya seorang balita.
“Umumnya yang luka berat mengalami luka akibat benturan di kepala, robek di bagian tangan. Banyaknya cedera di kepala,” ungkap dr Billy.
Sementara itu untuk korban tewas seluruhnya berada di ruang forensik RSUD Ciawi.
Seperti diberitakan sebelumnya kecelakaan beruntun di pintu tol Ciawi melibatkan 7 kendaraan, dua diantaranya terbakar.
Akibat kejadian tersebut 8 korban dinyatakan meninggal dan 11 luka-luka.
Yanti (40) salah satu korban kecelakaan beruntun tersebut mengungkapkan kecelakaan berlangsung begitu cepat.
Yanti bersama suaminya Yana Mulyana tengah melakukan perjalanan dari Sukabumi menuju Tambun Bekasi. Saat memasuki tol Jagorawi, ternyata kartu tol mengalami kendala.
Sang suami pun sontak keluar dari mobil untuk mencari solusi.
“Kejadiannya begitu cepat, suami saya keluar dari sebelah kanan mobil, mungkin terkena benturan. Sekarang dia sudah tidak ada lagi,” katanya.
Selain kehilangan sang suami, korban juga mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Ia bersama anaknya yang luka-luka.
“Saya luka di kepala, tangan, dan di bagian sini juga terasa sakit,” ungkapnya. “Saya tidak tahu, tiba-tiba kejadian itu terjadi begitu saja,” tambahnya. (her)




















Discussion about this post