BOGOR – Gelak tawa dan suasana santai mewarnai Taman Manunggal pada Sabtu (1/8/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan DPRD Kota Bogor melepas sejenak atribut formal pemerintahan untuk bertanding dalam laga persahabatan sepak bola.
Pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian Wali Kota Cup edisi kedua sekaligus memperingati HUT Metropolitan ke-15 ini berlangsung meriah dan penuh dinamika.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi tinggi terselenggaranya acara ini. Menurutnya, olahraga menjadi media yang sangat efektif untuk mempererat silaturahmi antara jajaran eksekutif dan legislatif.
“Ini event yang menarik buat teman-teman ASN dan DPRD. Tempat refreshing. Selama ini kalau ketemu kan selalu dalam posisi serius. Sekali-sekali dibuat rileks untuk memperkuat silaturahmi. Tidak semua urusan harus diselesaikan dalam forum yang tegang; lewat kegiatan seperti ini kita bisa ngobrol, curhat, dan lebih dekat,” ujar Dedie.
Di lapangan, tensi pertandingan berjalan cukup sengit namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Pemkot Bogor sempat mendominasi di babak pertama dengan mencetak dua gol tanpa balas lewat aksi Sekretaris Daerah Denny Mulyadi dan Asisten Pemerintahan Eko Prabowo.
Namun, tim DPRD Kota Bogor tampil pantang menyerah di babak kedua. Melalui gol dari Wisnu Ardiansyah dan Rozi Putra, tim legislatif berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hingga peluit panjang berbunyi.
Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang. Tim DPRD tiga eksekutor Ketua DPRD Adityawarman Adil, Beninu Argoebie, dan Asep Nadzarulloh sukses menyarangkan bola ke gawang lawan sedangkan Tim Pemkot dua penendang gagal menaklukkan ketangguhan penjaga gawang DPRD.
Hasil tersebut memastikan kemenangan tim DPRD Kota Bogor melalui drama adu penalti. Menanggapi kekalahan timnya, Wali Kota Dedie A. Rachim melontarkan candaan hangat mengenai kualitas para pemain dari jajaran legislatif.
“Pemain Pemkot ini jelas bukan profesional. Tapi DPRD itu kayaknya pemain profesional semua. Kipernya saja mirip kiper Liga Belanda,” kelakar Dedie sambil tersenyum.
Meski demikian, Dedie menyambut positif pertandingan yang berjalan lancar tanpa insiden tersebut. Ia berharap ajang Wali Kota Cup ini dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun.
Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil turut menyampaikan apresiasinya kepada media Metropolitan selaku inisiator acara.
“Biasanya kami berebut program dan advokasi, hari ini berebut bola. Kalah atau menang itu biasa, yang terpenting persatuan dan persahabatan terus kita jaga. Ini adalah bentuk lain dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kota Bogor,” pungkasi Adityawarman. (Zulfi)





















Discussion about this post