BOGOR – Semarak Hari Jadi Bogor ke 542 masih menggema di Kota Bogor. Ribuan warganya tumpah ruah di Plaza Balaikota, untuk mengikuti jalan sehat yang digelar KADIN Kota Bogor kolaborasi bersama Pemkot Bogor.
Event yang digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 542 diikuti oleh ribuan peserta dengan rute mengelilingi Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor (KRB).

Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan, kegiatan jalan sehat dan festival kuliner legendaris Kota Bogor, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh lapisan masyarakat hadir memeriahkan dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke 542.
Total ada 1.100 peserta jalan sehat mengelilingi SSA Kebun Raya Bogor.
“Ya, saya kira Pemkot Bogor menyambut baik apresiasi atas inisiatif dan juga kolaborasi dengan KADIN Kota Bogor dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat banyak sekali. Mereka menyediakan makan gratis bagi peserta jalan sehat dan ini kegiatan yang akan kita coba rutinkan,” ungkap Hery kepada wartawan.
Hery melanjutkan, nanti kegiatan seperti ini apakah digelar sebulan sekali atau bagaimana konsepnya nanti, sekaligus pihaknya mengkampanyekan gerakan-gerakan kampanye damai, pemilu damai agar tenang dan kondusif.
“Mudah-mudahan terus seperti itu, ini juga untuk lebih mengembangkan kuliner Kota Bogor yang sudah terkenal, dengan adanya hal ini makin terkenal lagi. Ada 17 kuliner legendaris, seperti ada ketupat Cimahpar, siomay abah Uki, Toge Goreng Pak Gebro dan lainnya. Yang terkenal-terkenal ada semua, kami hadirkan disini,” tuturnya.
“Selain itu, ada doorprize menarik juga, ada motor listrik, ada sepeda gunung dua unit, ada kulkas, televisi, barang elektronik lain dan terakhir ada uang tunai dari pribadi Forkopimda Kota Bogor. Banyak hadiah menarik pokoknya,” tambah Hery.

Sementara itu, Ketua KADIN Kota Bogor Almer Faiq Rusydi menuturkan, event diikuti 1.100 orang jalan sehat memutari SSA KRB, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama.
“Ini banyak kuliner legendaris, diantaranya siomay Abah Uki, ketoprak Jafar, ketupat Cimahpar, Cungkring pak Jumat, Dongkal Djuragan dan masih banyak lagi. Kami ingin mengangkat dan mengenalkan kepada masyarakat Kota Bogor juga wisatawan luar Kota Bogor tentang makanan atau kuliner Kota Bogor yang sangat legendaris,” ungkap Almer didampingi Ketua Panitia jalan sehat sajian kuliner legendaris Arwin Syahputra.
Almer melanjutkan, untuk makanan legendaris ada 17 stand dan UMKM binaan KADIN Kota Bogor ada 20 stand. Ini salah satu pembinaan dari KADIN Kota Bogor.

Tentunya, kata Almer, akan konsisten mengadakan acara seperti ini dan tadi yang disampaikan pak Pj Wali Kota Bogor kedepan semua harus terus dapat meningkatkan UMKM Kota Bogor untuk bisa mengenalkan ke masyarakat luar Kota Bogor.
“Kami juga ada Pelatihan di bidang UMKM ada, salah satunya program bela pengadaan UMKM dan kemudian UMKM pelatihan digital marketing dan itu semua gratis,” terangnya.

“Ya, kami sepakat pengurus KADIN Kota Bogor, ada kelas usaha besar, menengah dan mikro, sepakat dari 1.000 porsi yang disediakan, kami beli 500 porsi dan free untuk masyarakat. Kami patungan untuk membeli produk UMKM dan juga kuliner legendaris,” pungkas Almer. (be-007)





















Discussion about this post