BOGOR-Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar kegiatan tarawih keliling secara serentak di 40 kecamatan sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ibadah masyarakat menjelang 10 hari terakhir bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor yang turun langsung ke berbagai wilayah untuk melaksanakan salat tarawih bersama masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, tarawih keliling ini dilaksanakan bersama unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres, Dandim, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
“Kita Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan tarawih keliling serentak di 40 kecamatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor, bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dan Ketua DPRD,” ujar Rudy saat melaksanakan tarawih di Masjid Al-Futuhiyah, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan menjelang 10 hari terakhir Ramadan. Pasalnya, pada periode tersebut biasanya jumlah jamaah salat tarawih di masjid mulai berkurang.
“Kenapa dilaksanakan menjelang 10 hari terakhir bulan suci Ramadan, karena biasanya pada periode tersebut salat tarawih mulai berkurang jamaahnya. Maka pemerintah turun langsung untuk menggalakkan kembali agar masjid tetap ramai oleh masyarakat,” jelasnya.
Selain tarawih keliling, kata Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menggelar kegiatan ibadah tahajud bersama masyarakat.
Rudy menyampaikan, pada Kamis dini hari, jajaran pemerintah daerah berencana melaksanakan salat tahajud berjamaah di Masjid Raya Nurul Wathon. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan iktikaf di masjid dan sahur bersama masyarakat.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama mengikuti salat tahajud, iktikaf, dan sahur bersama,” katanya.
Dalam kegiatan tarawih keliling ini, lanjut Rudy, Pemkab Bogor juga menyalurkan bantuan kepada masjid-masjid yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Bantuan tersebut diberikan melalui sejumlah perangkat daerah (SKPD) serta perwakilan Forkopimda.
Menurutnya, bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung aktivitas ibadah di masjid, khususnya pada 10 hari terakhir Ramadan.
“Seluruh masjid yang dikunjungi dalam kegiatan tarawih keliling akan diberikan bantuan. Tujuannya untuk membantu menghidupkan kembali aktivitas masjid,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Kabupaten Bogor dapat memanfaatkan momentum 10 hari terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah, termasuk melaksanakan iktikaf di masjid dengan fasilitas yang memadai.
“Kita ingin masyarakat yang melaksanakan iktikaf di masjid merasa nyaman, infrastrukturnya baik, dan kita semua bisa bersama-sama merayakan kebahagiaan di bulan suci Ramadan,” katanya. (*)




















Discussion about this post