BOGOR – Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kini tengah mengejar bukti dugaan pelanggaran Calon Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade.
Tak hanya di satu tempat, Bawaslu saat ini tengah menggarap dua tempat yang diduga dijadikan lokasi pelanggaran kampanye oleh Calon Wakil Bupati nomor urut 01 itu.
Koordinator divisi (Kordiv) penanganan pelanggaran, data dan Informasi pada Bawaslu Kabupaten Bogor, Juhdi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggarap dua dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Ade Ruhandi alias Jaro Ade.
Kecamatan Ciawi, menjadi tempat pertama yang tengah ditelusuri oleh Bawaslu terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye Jaro Ade.
“Pertama kan dugaan ini kan ada sambutan tuh di Masjid, (dipastikan) bener gak di situ gak ada penyampaian visi-misi dan program,” kata Juhdi saat dihubungi wartawan, Jumat 4 Oktober 2024.
Selain di tempat ibadah, di wilayah Ciawi, Jaro Ade juga membagi-bagikan makanan dan susu gratis kepada pelajar dan warga sekitar, yang diduga dilakukan di lingkungan sekolah.
“Potensi kedua kan membagi-bagikan makan gratis itu, ketika memang sifatnya tidak ada baliho, sticker itu-ini, yang dibagikan juga hanya yang tertentu,” ucap Juhdi.
Selain di Kecamatan Ciawi, Jaro Ade juga diduga melakukan dugaan pelanggaran kampanye di wilayah Kecamatan Bojonggede, dengan cara membagikan makanan gratis.
“Itu di jalan bagi-bagiin makanan. Temen-temen juga sedang melakukan penelusuran,” tegas Juhdi.
Oleh sebab itu, kata Juhdi, saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran lebih lanjut dan mencari bukti-bukti dugaan pelanggaran kampanye yang diduga dilakukan oleh Jaro Ade.
Bahkan, menurut Juhdi, tak menutup kemungkinan Bawaslu akan memanggil Calon Wakil Bupati nomor urut 01, ataupun relawannya.
“Ketika memang katakanlah, ada yang harus (diklarifikasi), ketika memang kita butuh bukti lain, kesaksian lain, itu bisa kita lakukan klarifikasi,” tandasnya.
Sebelumnya, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor nomor urut 1 Ade Ruhandi atau Jaro Ade diduga berkampanye di lembaga pendidikan.
Dugaan kampanye di lingkungan sekolah ini terjadi saat Jaro Ade mendatangi TKA, Madrasah, SMP YPPI Arrahmah di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Jumat 27 September kemarin.
Jaro Ade datang ke lembaga pendidikan itu didampingi oleh para relawannya. Tujuan mereka di sekolah tersebut untuk membagikan makanan secara gratis.
Dikonfirmasi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin menyebut, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu terkait dugaan kampanye di lingkungan sekolah tersebut.
“Kita akan lakukan langkah pendalaman informasi dulu” kata Ridwan Arifin melalui pesan singkatnya, Sabtu 28 September 2024.
Sementara itu, Koordinator divisi (Kordiv) pencegahan dan pengendalian pada Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanudin menyarangkan, pada saat ini, penyelenggaraan Pilkada telah memasuki masa kampanye.
“Ini mah udah masa kampanye, tidak boleh (datang ke sekolah) kecuali di perguruan tinggi . Itu pun ada syarat dan ketentuannya,” terangnya. (Aji)





















Discussion about this post