BOGOR – Pengunjung dan pedagang Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria di dalam toilet yang tengah direnovasi di salah satu lantai pusat perbelanjaan tersebut, Senin pagi (29/12/2025).
Penemuan tersebut langsung memicu perhatian publik, terutama karena adanya sejumlah kejanggalan di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Bogor Utara, AKP Enjo Sutarjo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, kami telah melakukan olah TKP dan jenazah sudah dievakuasi. Korban diketahui bernama Septian P. (33), kelahiran Jakarta, berprofesi sebagai pengawas kontraktor, beralamat di Kampung Belimbing, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas,” ujar AKP Enjo saat dikonfirmasi, Senin (29/12).
Meski proses evakuasi telah selesai, sejumlah pedagang mengaku heran dengan kondisi di sekitar jasad korban. Alexandra, salah seorang pedagang konter ponsel di Plaza Jambu Dua, menyebutkan adanya informasi mengenai barang-barang yang dianggap tidak lazim ditemukan di lokasi.
“Informasi yang beredar, di sekitar korban ditemukan berkas-berkas yang diduga dokumen kontraktor. Ini menimbulkan tanda tanya karena awalnya disebutkan korban berprofesi sebagai buruh,” ujarnya.
Alexandra juga mempertanyakan sistem keamanan pusat perbelanjaan tersebut. Menurutnya, area toilet seharusnya menjadi bagian dari pengawasan rutin petugas keamanan, terutama pada malam hari.
“Kami heran, bagaimana mungkin sejak malam tidak ada petugas yang mengecek area toilet,” katanya.
Kecurigaan pedagang semakin menguat lantaran proses olah TKP dinilai berlangsung singkat. Beberapa saksi menyebut penanganan di lokasi terkesan terburu-buru.
“Olah TKP tidak begitu lama, setelah itu lokasi sudah kembali rapi. Hal ini membuat kami bertanya-tanya,” tambah Alexandra.
Sementara itu, Manager Pengelola Plaza Jambu Dua, Doris Yolesar, menjelaskan bahwa pihak pengelola baru mengetahui kejadian tersebut setelah petugas keamanan melaporkan penemuan mayat pada pukul 08.15 WIB.
“Setelah menerima laporan dari sekuriti, kami langsung menghubungi Bhabinkamtibmas. Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang dengan posisi kedua kaki terlipat,” ujar Doris saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi hanya ditemukan sebuah tas gendong dan botol air mineral.
“Kondisi korban normal, tidak ada bekas luka atau tanda penganiayaan. Informasi mengenai berkas-berkas yang berserakan tidak benar, yang ada hanya tas gendong sekitar dua meter dari korban,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan kontraktor pengawas proyek renovasi bangunan Plaza Jambu Dua. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk dilakukan otopsi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian korban. Publik pun menanti penjelasan resmi terkait dugaan kejanggalan yang mengiringi peristiwa tersebut. (Risky)





















Discussion about this post