• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Januari 25, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Nusantara

Kebun Karet Kedaton Jadi Benchmark PTPN I

Kebun Karet Kedaton Jadi Benchmark PTPN I
495
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG – Catatan prestasi tanaman karet Afdeling 3 PTPN I Regional 7 Kebun Kedaton mendapat respons positif dari Manajemen Head Office Subholding PTPN I dan PTPN III Holding. Selama dua hari, kebun yang berada di Desa Rejomulyo, Kacamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan itu dikunjungi pejabat utama yang membawa 25 orang tim teknis.

Kebun Kedaton menjadi benchmark karena kebun ini, mampu menghasilkan getah karet dengan kadar karet kering (DRC, dry rubber content) di atas 30 persen.

Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mahmudi menyempatkan inspeksi di kebun ini, Kamis (1/2/2024). Sehari sebelumnya, Direktur Operasional PTPN I Fauzi Omar juga mengarahkan para peserta benchmarking ke lokasi yang sama. Peserta berasal dari Head Office PTPN I, Regional 2, Regional 3, Regional 5, dan Regional 7 sebagai tuan rumah.

Hadir dalam kegiatan itu, antara lain Kadiv Tanaman dan Pengolahan Komoditi Karet PTPN I Hendra Putra, Kepala Regional 7 Denny Ramadhan, SEVP Operational Regional 7 Wiyoso. Juga hadir Tim dari Regional 2, 3, dan 5 yang masing-masing dipimpin oleh SEVP Operational-nya, Iyan Haryanto, Budiyono, dan Asep Sontani. Turut meninjau, Kepala Pusat Penelitian Sembawa Suroso Rahutomo beserta Tim.

BACAJUGA

Sat Resnarkoba Polresta Bogor Kota Ungkap 20 Kasus dan Tangkap 23 Tersangka Selama Operasi Antik Lodaya 2025

Sat Resnarkoba Polresta Bogor Kota Ungkap 20 Kasus dan Tangkap 23 Tersangka Selama Operasi Antik Lodaya 2025

17 November 2025
Warga Sumringah, Jalan Tembus Cihanjawar-Citeko Gagasan Bupati Bogor Mulai Diukur

Warga Sumringah, Jalan Tembus Cihanjawar-Citeko Gagasan Bupati Bogor Mulai Diukur

16 November 2025
Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Lalainya Penerapan K3 di Proyek Strategis, Desak Kontraktor Bandel Diblacklist

Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Lalainya Penerapan K3 di Proyek Strategis, Desak Kontraktor Bandel Diblacklist

13 November 2025
‎Universitas Pakuan Sampaikan Dukungan dan Keprihatinan atas Insiden yang Menimpa Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis 

‎Universitas Pakuan Sampaikan Dukungan dan Keprihatinan atas Insiden yang Menimpa Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis 

13 November 2025

Dalam kunjungan singkatnya, Mahmudi menelisik dengan detail perihal bagaimana kebun seluas 485 hektare itu menghasilkan DRC yang tergolong tinggi. Direktur enerjik ini juga melihat langsung kebun karet yang menggunakan Klon IRR-118, termasuk cara sadap, pemakaian kulit, kerapatan tanaman, produksi dan produktivitas penyadap, serta pemeliharaan kebun.

Manajer Kebun Kedaton Yessi Plofesi dibantu Timnya dalam paparannya menunjukkan secara langsung perlakuan pekerja terhadap lateks yang menghasilkan DRC tinggi. Ia mengatakan, kunci dari keberhasilan mendapatkan kadar karet tinggi adalah pemuliaan lateks. Yakni, dengan memastikan setiap getah yang disetorkan ke pabrik adalah lateks murni.

“Kami melakukan Gerakan Lateks Murni untuk memastikan getah yang masuk ke pabrik tidak ada kontaminasi. Caranya adalah melakukan uji gelembung pada setiap lateks yang disetor penyadap ke STL (stasiun lateks) secara langsung. Dari uji gelembung ini akan diketahui kualitas lateks yang disetor murni atau ada campurannya,” kata dia.

Mahmudi juga mewanti-wanti agar perawatan tanaman dan pemakaian kulit diperhatikan dengan serius. Sebab, kata dia, kulit adalah investasi utama dalam industri karet.

“Pemakaian kulit harus dilakukan dengan baik agar kontinuitas penyadapan dan kelangsungan hidup tanaman produktif dan terpelihara dengan baik. Irisan yang lebih tebal hanya akan memperboros konsumsi kulit tanpa meningkatkan produksi lateks. Pemborosan konsumsi kulit berarti memperpendek umur ekonomis tanaman karet. Ini investasi besar yang harus dijaga dengan sangat ketat,” kata Mahmudi.

Dari kebun, Mahmudi langsung meninjau Pabrik Pengolahan Karet Kebun Kedaton. Sebab, kata dia, pencapaian DRC yang tinggi juga sangat dipengaruhi oleh kinerja pabrik yang prima. Dia menyempatkan diri melihat dan berdiskusi proses pengeringan karet di kamar asap dengan pekerja yang sedang melaksanakan tugas untuk mendapatkan berbagai  informasi.

Pada peninjauan ke pabrik, Mahmudi memberi penilaian positif kepada kru yang terus mencari dan menemukan inovasi yang berimbas kepada produktivitas dan efisiensi.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan hawa panas dari proses pengasapan yang dihisap kembali oleh fan dan dipanaskan ulang untuk pengasapan sheet dalam kamar asap. Menurut dia, konsep ini memberi pesan bahwa setiap potensi harus dimaksimalkan pemanfaatannya.

“Kalau biasanya hawa panas dari kamar asap itu dibuang lewat cerobong ke atas, ini tidak dibuang, tetapi ditangkap kembali untuk proses pemanasan selanjutnya. Kita memang harus berpikir lebih detail dan out of the box untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik,” kata dia.

Selain itu, Mahmudi juga mengapresiasi berbagai simulasi dan percobaan terukur yang menghasilkan formula terbaik di proses kamar asap. Pabrik RSS di Kebun Kedaton ini bisa mengurangi proses pengasapan dari yang sebelumnya lebih dari lima hari menjadi 3-4 hari dengan mutu RSS I yang tetap terjaga di atas 99 %.

Hal ini, kata dia, dapat menekan biaya produksi cukup signifikan dan mempercepat kesiapan produk untuk diolah pada tahap selanjutnya. “Kami akan dukung penuh berbagai inovasi yang memberikan nilai tambah produksi, produktivitas, peningkatan mutu, dan tentu akan lebih efisien. Dukungan kebijakan dan pasti pada aspek pembiayaan” kata dia.

Kita tidak bisa mengklaim bahwa pencapaian kinerja kita, misalnya DRC yang tinggi, adalah prestasi pabrik. Demikian juga di bagian tanaman, jangan merasa bahwa DRC itu hanya dihasilkan karena lateksnya murni. Ini adalah hasil kerja bersama dalam semangat kebersamaan,” tutupnya. (*)

Tags: bandar lampungindonesialampungPerkebunanPTPN 1 Regional 7
Previous Post

Obati Rindu Kaum Gen Z, Caleg PAN Teh Zakiya Hadirkan Gibran ke Bogor

Next Post

Mancing Gemoy Prabowo-Gibran Dihadiri Ribuan Pemancing

Related Posts

Sat Resnarkoba Polresta Bogor Kota Ungkap 20 Kasus dan Tangkap 23 Tersangka Selama Operasi Antik Lodaya 2025

Sat Resnarkoba Polresta Bogor Kota Ungkap 20 Kasus dan Tangkap 23 Tersangka Selama Operasi Antik Lodaya 2025

17 November 2025
0

BOGOR - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bogor Kota berhasil menunjukkan kinerja maksimal dengan mengungkap total 20 Laporan Polisi...

Warga Sumringah, Jalan Tembus Cihanjawar-Citeko Gagasan Bupati Bogor Mulai Diukur

Warga Sumringah, Jalan Tembus Cihanjawar-Citeko Gagasan Bupati Bogor Mulai Diukur

16 November 2025
0

BOGOR - Warga di kawasan Puncak sumringah. Jalan tembus Cihanjawar-Citeko (Lingkar Selatan) yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto bakal segera...

Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Lalainya Penerapan K3 di Proyek Strategis, Desak Kontraktor Bandel Diblacklist

Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Lalainya Penerapan K3 di Proyek Strategis, Desak Kontraktor Bandel Diblacklist

13 November 2025
0

BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor menyoroti buruknya penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sejumlah proyek strategis...

‎Universitas Pakuan Sampaikan Dukungan dan Keprihatinan atas Insiden yang Menimpa Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis 

‎Universitas Pakuan Sampaikan Dukungan dan Keprihatinan atas Insiden yang Menimpa Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis 

13 November 2025
0

BOGOR - Universitas Pakuan menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di lingkungan kampus dan melibatkan salah satu mahasiswi Fakultas...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Musrenbang Bogor Utara Ditutup, Dedie Dorong Pembangunan Lebih Revolusioner

Musrenbang Bogor Utara Ditutup, Dedie Dorong Pembangunan Lebih Revolusioner

23 Januari 2026
POCARI SWEAT RUN 2026: Dua Kota, Satu Indonesia Membiru Lewat Sport Tourism

POCARI SWEAT RUN 2026: Dua Kota, Satu Indonesia Membiru Lewat Sport Tourism

22 Januari 2026
KPK Tetapkan Bupati Pati Sadewo sebagai tersangka Pemerasan Perangkat Desa Rp 2,6 M

KPK Tetapkan Bupati Pati Sadewo sebagai tersangka Pemerasan Perangkat Desa Rp 2,6 M

20 Januari 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah