BOGOR – Upaya memperkuat ketangguhan Kota Bogor melalui integrasi penataan ruang dan mitigasi bencana menjadi topik utama dalam Seminar Regional bertajuk “Integrasi Penataan Ruang dan Mitigasi Bencana untuk Mewujudkan Kota Bogor yang Tangguh dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (15/1/2025) di Graha Pakuan Siliwangi Lantai 1, Universitas Pakuan, Kota Bogor.
Seminar menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya, yakni Teti Syahrulyati dari Fakultas Teknik Program Studi Geologi Universitas Pakuan serta Noorma Maryani Syamsiah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.
Dalam paparannya, Teti Syahrulyati menegaskan bahwa perencanaan tata ruang yang berlandaskan kajian geologi merupakan fondasi penting dalam mengurangi risiko bencana. Menurutnya, setiap kebijakan pembangunan harus mempertimbangkan karakteristik dan potensi geologi wilayah agar pembangunan tidak menimbulkan ancaman bagi keselamatan masyarakat di masa depan.

Sementara itu, Noorma Maryani Syamsiah menyoroti peran strategis BPBD dalam memperkuat upaya mitigasi bencana melalui kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa peta risiko bencana harus menjadi rujukan utama dalam setiap tahapan perencanaan dan pembangunan kawasan.
“Peta risiko bencana tidak cukup hanya menjadi dokumen pendukung, tetapi harus dijadikan acuan dalam menentukan kawasan yang aman maupun berisiko,” ujarnya.
Seminar ini menjadi ruang dialog strategis bagi kalangan akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk menyatukan perspektif penataan ruang dan mitigasi bencana secara berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Bogor yang aman, tangguh, dan berdaya saing.
Panitia mencatat, kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa Universitas Ibn Khaldun, mahasiswa senior Teknik Sipil, pelajar SMA, serta masyarakat umum. Panitia berharap seminar ini dapat meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya mitigasi bencana sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan kota. (tri/upi)





















Discussion about this post