• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, April 21, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Bogor Plus

Dugaan Pelecehan Mahasiswi di UIKA, Bidang Perempuan KNPI Kota Bogor Minta Aparat Hukum Bertindak

Dugaan Pelecehan Mahasiswi di UIKA, Bidang Perempuan KNPI Kota Bogor Minta Aparat Hukum Bertindak
543
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Wakil Ketua KNPI Bidang Perempuan Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah ikut menyoroti adanya dugaan aksi pelecehan yang dialami seorang mahasiswi oleh salah satu oknum dosen di Universitas Ibnu Khaldun (UIKA).

Menurutnya, segala bentuk pelecehan terhadap perempuan, harus mendapat perhatian dari semua pihak.

“Kami berharap, pihak UIKA memberlakukan sanksi tegas jika oknum tersebut terbukti melakukan tindakan pelecehan seperti yang viral belakangan ini. Pihak kampus juga harus memberikan perlindungan kepada korban,” kata Neng Zakiyah, sapaan akrab Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah, Selasa (3/10/2023).

 

BACAJUGA

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

7 April 2026
SPPG Kelurahan Bondongan di Protes,  Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes, Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

6 April 2026

Ustazah yang juga mahasiswa S3 di universitas yang sama itu memandang, persoalan tersebut penting menjadi perhatian, agar tidak ada lagi kasus serupa.

“Tindakan ini tentu menambah rentetan kasus pelecehan terhadap perempuan di lingkungan kampus, yang notabene-nya ini gak boleh terjadi,” kata Neng Zakiyah.

Seorang dosen pembimbing selain harus bisa menjadi teladan intelektual, harus juga bisa jadi teladan moral bagi mahasiswanya.

“Kampus harus menjadi tempat yang aman bagi siapapun, terutama bagi perempuan yang rentan dijadikan objek bagi sebagian orang yang gak bertanggung jawab,” ujarnya.

“Kami berharap kejadian ini tidak terjadi lagi, dan pelaku bisa diproses berdasarkan hukum yang berlaku. Untuk korban harus segera dilakukan pendampingan untuk pemulihan secara psikis dan mental,” sambungnya.

Neng Zakiah juga mengapresiasi mahasiswi yang telah berani bicara dan mengungkapkan hal ini, sehingga menjadi pembelajaran.

“Semoga pihak berwenang dan pihak kampus memberikan perlindungan secara maksimal kepada korban. KNPI Bidang Perempuan juga siap memberikan advokasi dan pendampingan,” ujarnya.

 

UIKA Bogor Bentuk Satgas Pencari Fakta 

 

Pihak Kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor angkat bicara atas viralnya peristiwa pelecehan seksual yang diduga dilakukan salah seorang dosen berinisial D terhadap mahasiswinya.

Aksi dugaan pelecehan seksual itu sebelumnya terungkap melalui media sosial TikTok akun @mahasiswiuika yang diunggah oleh diduga korban pada Minggu (1/10/2023) malam yang kini sudah dihapus.

Dalam narasinya berbentuk cupilakan video berdurasi 24 detik, di akun tersebut menayangkan curhatan yang mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari oknum dosen UIKA Fakultas Agama Islam berinisial MDR.

Bahkan pengunggah secara rinci menuliskan sejumlah tindakan tak terpuji yang dilakukan oknum dosen itu kepada terduga korban. Mulai dari video call, meminta korban mengirim foto tanpa busana hingga mengajak kencan berdua.

Menyikapi itu, pihak kampus langsung merespon hingga tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UIKA mencari fakta sebenarnya.

“Kami menanggapi terkait yang viral dimana ada salah satu oknum dari dosen kami,” kata Kepala Satgas PPKS UIKA Bogor, Dedi Supriadi, Senin (2/10/2023).

Dedi mengungkapkan, ada beberapa hal yang memang diklarifikasikan dan diinformasikan oleh oknum dosen tersebut.

Tak sampai disitu, pihaknya langsung menggelar rapat bersama para pimpinan rektorat guna menindaklanjuti polemik yang menggemparkan dunia pendidikan ini.

“Dari hasil rapat ini, kami memanggil yang bersangkutan (Oknum Dosen). Jadi sebelum 24 jam kami sudah lakukan untuk klarifikasi dan ambil tindakan,” jelasnya.

Dedi menyebut, saat itu dosen yang sudah mengajar 11 tahun di lingkungan kampus UIKA tersebut tidak mengakui bahwa dirinya telah berbuat hal yang diviralkan itu, hingga melontarkan kata sumpah.

“Yang bersangkutan menyatakan ‘Wallahi’. Dan kalau sudah berkaitan dengan sumpah kepada Allah ya kita tidak bisa berbuat apa apa lagi kecuali nanti dilakukan tindakan secara hukum,” tuturnya.

Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa pihak kampus tidak tinggal diam dan berjanji bakal mengusut tuntas persoalan tersebut dan mencari bukti-bukti.

“Karena kita memiliki etika keprofesian dan mempunyai norma-norma kehidupan kampus, selama bahwa itu benar atau tidak salah, kalau memang viral dan jikalau memang ada yang mengakui secara tidak langsung itu tetap kita akan memberikan sebuah sanksi,” bebernya.

Dalam peristiwa ini, Tim Satgas PPKS UIKA mendorong yang bersangkutan untuk mengundurkan diri dari profesi mengajar maupun bimbingan mahasiswa. Hal ini disebut-sebut demi nama baik bersama.

“Pilihan sanksi yang diambil, karena memang ini fakta hukumnya belum tergali secara benar dan akurat maka diawali dengan beliau mengundurkan diri. Sejak tanggal 2 Oktober 2023 ini dan mulai hari ini juga untuk tidak boleh mengajar dan terkait bimbingan (Mahasiswa) tetap diserahkan kepada dosen yang lain,” ungkap Dedi.

Ia menegaskan, bahwa langkah tindakan yang dilakukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan rumusan-rumusan dan berdasarkan hasil rapat pimpinan.

Pihaknya meyakinkan, bahwa akan melakukan penelusuran tanpa berpijak di satu sisi dan mengedepankan sisi keadilan, termasuk melindungi mahasiswi yang diduga telah menjadi korban.

“Walaupun memang fakta yang terjadi terkait yang viral itu belum bisa terungkap, namun kami tetap melakukan tindakan tegas kepada yang bersangkutan,” serunya. (be-007)

 

 

Tags: Bogorcaleg pandosen mesumdosen UIKAknpiknpi kota bogorKota BogorNeng zakiyahPanPolresta Bogor KotaUIKA
Previous Post

Kereta Cepat Resmi Beroperasi Tandai Modernisasi Transportasi

Next Post

Kasus Masuk Pekarangan Tanpa Izin di Sekolah At-Taufiq Bogor Berlanjut di PN Bogor

Related Posts

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
0

BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal di Teras Dara Restaurant &...

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
0

BOGOR— Ribuan penggiat budaya, gabungan organisasi masyarakat (ormas), paguyuban, sanggar, dan yayasan Kasundaan menggelar kegiatan Riung Mungpulung di Kebun Raya...

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

Proyek Mila Kencana Diduga Asal Jadi, Pola Pengawasan OPD Disorot

7 April 2026
0

BOGOR-Sejumlah proyek yang berada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, terus menjadi sorotan, terutama proyek Kolam Renang Mila...

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes,  Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

SPPG Kelurahan Bondongan di Protes, Warga Ungkap Minimnya Keterlibatan Tenaga Lokal

6 April 2026
0

BOGOR – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Bondongan yang akan beroperasi menuai protes dari masyarakat sekitar. Pasalnya, keberadaannya...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Penolakan BTS Tak Digubris Pemdes, Warga Citeko Ngadu ke AMBS

Penolakan BTS Tak Digubris Pemdes, Warga Citeko Ngadu ke AMBS

20 April 2026
Banjir Rendam Bojonggede, Akses Jalan Sempat Lumpuh

Banjir Rendam Bojonggede, Akses Jalan Sempat Lumpuh

19 April 2026
Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah