BOGOR — Semangat kebhinekaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia tercermin dalam pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Polri di Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Di kompleks pendidikan yang tengah dibangun itu, rumah ibadah dari berbagai agama akan berdiri berdampingan — simbol persatuan dalam keberagaman.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan sekolah tersebut. Dalam kunjungan itu, ia sekaligus meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah lain di lingkungan sekolah.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari upaya Polri mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini merupakan bentuk nyata komitmen dan konsistensi Bapak Kapolri dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Lebih lanjut, Trunoyudo menegaskan bahwa SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibangun dengan semangat kesetaraan dan inklusivitas. Sekolah ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun status sosial.
“Kami membuka kesempatan yang sama bagi siapa pun untuk menempuh pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Prinsip equality inilah yang menjadi dasar sekaligus wujud nyata dari semangat kebangsaan,” tuturnya.
Sementara itu, Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi menambahkan, desain kawasan sekolah sengaja menghadirkan tempat ibadah yang berdekatan — mulai dari masjid, gereja, pura hingga vihara — sebagai wujud penghormatan terhadap nilai toleransi dan keberagaman.
“Kami meyakini, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, sejak dini para siswa akan dididik untuk memahami dan menghargai perbedaan,” kata Budhi.
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan tidak hanya melahirkan generasi unggul secara akademik, tetapi juga generasi yang berkarakter, berjiwa toleran, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
Dengan berdirinya tempat ibadah berbagai agama yang saling berdekatan di kawasan sekolah, Polri meneguhkan pesan penting bahwa pendidikan dan toleransi adalah dua pilar utama dalam membangun masa depan Indonesia yang damai dan maju. (tri)





















Discussion about this post