• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Juni 4, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Mimbar Politik

Pengamat: Head to Head Dedie Rachim vs Dr Rayendra

Sendi Ferdiansyah dan Aji Jaya Terancam Tak Dapat Tiket Pilwalkot Bogor?

Pengamat: Head to Head Dedie Rachim vs Dr Rayendra
519
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Dua bakal calon walikota antara Dedie Rachim dan Dr Rayendra diprediksi bakal bersaing sengit. Sebaliknya, dua bakal calon walikota Bogor, Sendi Ferdiansyah dan Aji Jaya, diprediksi bakal terlempar dari arena Pilwalkot Bogor 2024.

Hal itu diungkapkan pengamat politik dan kebijakan publik, Yusfitriadi menyikapi fenomena politik terkini di Kota Bogor.

Yusfitriadi bahkan memprediksi, pada Pilwalkot Bogor yang akan dihelat November 2024 nanti, bakal terjadi head to head 2 pasangan calon terkuat yang saat ini sudah santer ke permukaan.

Menurut Yusfitriyadi, dua kekuatan politik di Kota Bogor semakin intensif membangun komunikasi politik.

BACAJUGA

Perkuat Komitmen, NasDem Kota Bogor Gelar Konsolidasi Partai

Perkuat Komitmen, NasDem Kota Bogor Gelar Konsolidasi Partai

15 Maret 2026
Zakiyatul Fikriyah Serap Aspirasi Warga Bogor Utara dalam Reses II 2026

Zakiyatul Fikriyah Serap Aspirasi Warga Bogor Utara dalam Reses II 2026

16 Februari 2026
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: Hari Santri Momentum Kokohkan Nilai Keislaman dan Kebangsaan

Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: Hari Santri Momentum Kokohkan Nilai Keislaman dan Kebangsaan

19 November 2025
DPRD dan Bupati Bogor Bahas Raperda Strategis, Sastra Winara Tekankan Penguatan Tata Kelola Daerah

DPRD dan Bupati Bogor Bahas Raperda Strategis, Sastra Winara Tekankan Penguatan Tata Kelola Daerah

19 November 2025

Hal itu terjadi setelah deklarasi KIB disusul intensitas komunikasi PKS dan PDIP Kota Bogor.

Kondisi ini akan semakin mengkristalkan figur-figur yang berpeluang besar diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik dalam Pilkada Kota Bogor mendatang.

Yusfitriadi menegaskan, dinamika dan eskalasi dalam pilkada memang tidak serta merta linier dengan dinamika yang terjadi pada pemilu 2024 kemarin.

“Sehingga, tidak mesti koalisi-koalisi partai dan kekuatan politik yang terjadi pada pemilu 2024 kemarin, harus terjadi juga di Pilkada serentak 2024,” ujar Yusfitriadi, dikutip dari pakaronline, Senin (8/07/2024).

Yusfitriyadi lebih lanjut mengungkapkan, kondisi ini lebih disebabkan dua hal. Pertama, kepentingan lokal. Relasi dan kepentingan politik di tingkat lokal jelas berbeda dengan relasi di tingkat elit.

Sedangkan Pilkada langsung akan menyentuh berbagai kepentingan lokal. Ketika partai-partai mempunyai kepentingan politik yang sama di tingkat lokal, maka akan mudah membangun koalisi.

“Tidak peduli apakah itu KIM atau KIB atau kekuatan lainnya. Kedua, pilkada sangat ditentukan oleh figur. Ketika berbicara figur dalam konteks pilkada, maka kita akan bicara tiga hal, yaitu kwalitatif, kwantitatif dan cuantitatif,” kata Yusfitriyadi.

Ia menjelaskan, kwalitatif bisa dimaknai dengan sejauh mana pengalaman menata pemerintah daerah, bagaimana tingkat ketokohan di tengah-tengah masyarakat dan mempunyai karakter perekat berbagai elemen yang ada di masyarakat.

Adapun bicara kwantitatif, bagaimana tingkat elektabilitas dan peluang keterpilihan dalam pilkada. Begitupun dengan cuantitatif, menjadi faktor penting dalam pertarungan di pilkada.

Dirinya melihat di hampir semua propinsi dan kabupaten atau kota, komunikasi politik untuk kepentingan pilkada sangat cair dan tidak terlalu terjebak pada koalisi partai politik ketika pemilu 2024.

Hal itupun, kata Yusfitriadi, terjadi di Kota Bogor, komunikasi intens dibangun oleh PKS dan PDIP, disitu terlihat bagaimana pilkada mempunyai karakteristik lokal.

“Namun ketika PDIP dan PKS bergabung dan berkoalisi untuk mengusung pasangan calon di pilwalkot Bogor, kemungkinan besar pilkada Kota Bogor akan diikuti dua pasangan calon, artinya head to head,” jelasnya.

Yusfitriyadi memaparkan, karena PDIP sudah memberikan baju kepada Rayendra, maka potensi Rayendra direkomendasikan PDIP sangat besar.

Sementara PKS sudah memastikan Atang Trisnanto yang akan diusung di pilkada Kota Bogor 2024. Tinggal menyepakati saja siapa calon walikota dan siapa calon wakilnya.

Namun jika melihat tingkat elektabilitas, sampai saat ini Rayendra jauh di atas Atang Trisnanto. Sehingga Atang Trisnanto berpotensi menjadi calon wakil walikota pendamping Rayendra.

Potensi yang akan bergabung dengan kekuatan PDIP dan PKS ini diantaranya PKB, PPP dan Nasdem.

Sementara, faksi kekuatan politik lainnya adalah Dedie Rachim yang sudah mengumpulkan 4 partai politik, yakni PAN, Golkar, Demokrat dan PSI. Sedangkan Partai Gerindra tinggal menunggu waktu saja, untuk bergabung dengan partai-partai yang sudah mengusung Dedie Rachim.

“Saat ini belum bergabungnya Gerindra itu karena pandangan saya hanya sedang menaikan posisi tawar untuk menyodorkan calon wakil walikotanya kepada Dedie Rachim,” paparnya.

Sehingga, laniutnya, pilihan calon wakil walikotanya Dedie Rachim pilihannya dari partai Gerindra atau partai Golkar.

“Dan dua-anya saya lihat akan mengusulkan kader internal partai sebagai calon wakil walikota pendamping Dedie Rachim, yaitu Jenal Mutaqin (JM) dari Gerindra dan Rusli Prihatevy dari Golkar,” bebernya.

Terkait bakal Cawalkot lainnya yang saat ini sudah santer bakal manggung di Pilwalkot, yaitu Sendi Fardiansyah dan Aji Jaya, Yusfitriyadi menilai dan berpandangan bahwa Sendi dan Aji Jaya berpotensi “Terlempar” lebih awal dari ring pertarungan Pilwalkot Bogor.

Walaupun kalau Sendi masih menunggu keputusan resmi partai gerindra, karena termasuk salah seorang yang dipanggil oleh DPD Partai Gerindra Jawa Barat.

“Namun saya lihat yang sudah hampir bisa dipastikan saat ini tidak akan masuk “ring” arena Pilwalkot adalah Aji Jaya, karena hampir semua partai yang sejak awal berharap merekomendasikannya, nampaknya saat ini sudah menutup pintu untuk Aji Jaya,” tandasnya. (be-007/*)

Tags: Aji jayaDedie RachimDr. dr. Raendi Rayendramimbar politikPilwalkot BogorpolitikSendi FardiansyahYusfitriadi
Previous Post

Sidekah Bumi di Mulyaharja Jadi Daya Tarik Turis Mancanegara

Next Post

Guru Besar UKI: Jangan Seret Perbuatan Perdata ke Pidana

Related Posts

Perkuat Komitmen, NasDem Kota Bogor Gelar Konsolidasi Partai

Perkuat Komitmen, NasDem Kota Bogor Gelar Konsolidasi Partai

15 Maret 2026
0

BOGOR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bogor menggelar konsolidasi organisasi bersama ratusan kadernya, Minggu (15/03/2026). Kegiatan yang...

Zakiyatul Fikriyah Serap Aspirasi Warga Bogor Utara dalam Reses II 2026

Zakiyatul Fikriyah Serap Aspirasi Warga Bogor Utara dalam Reses II 2026

16 Februari 2026
0

BOGOR — Anggota DPRD Kota Bogor Komisi IV, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah, menggelar Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Cimahpar,...

Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: Hari Santri Momentum Kokohkan Nilai Keislaman dan Kebangsaan

Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: Hari Santri Momentum Kokohkan Nilai Keislaman dan Kebangsaan

19 November 2025
0

CIBINONG-Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2025 yang diperingati dengan khidmat di...

DPRD dan Bupati Bogor Bahas Raperda Strategis, Sastra Winara Tekankan Penguatan Tata Kelola Daerah

DPRD dan Bupati Bogor Bahas Raperda Strategis, Sastra Winara Tekankan Penguatan Tata Kelola Daerah

19 November 2025
0

CIBINONG- Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menegaskan, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang digelar melalui Rapat Paripurna merupakan langkah...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Menata Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Menata Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

3 Juni 2026
Kota Bogor Adopsi Teknologi Waste to Energy, Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik

Kota Bogor Adopsi Teknologi Waste to Energy, Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik

27 Mei 2026
Sakit Hati Berujung Maut: Polresta Bogor Kota Ringkus Pembunuh Wanita di Jalan Soleh Iskandar

Sakit Hati Berujung Maut: Polresta Bogor Kota Ringkus Pembunuh Wanita di Jalan Soleh Iskandar

25 Mei 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah