BOGOR – Hingga kini, puluhan warga RW 12 Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, masih menderita diare berkepanjangan, pasca keracunan massal usai mengkonsumsi sajian pengajian tahunan atau haul di salah satu rumah warga setempat.
Sejak Selasa (04/06/2024) pagi, kawasan pemukiman warga mendadak ramai dikunjungi petugas medis Tim gabungan Puskesmas Bogor Selatan bersama petugas Tagana Kota Bogor terus menyisir para korban keracunan. Tim gabungan ini ditugaskan untuk mencari warga yang menjadi korban keracunan massal yang belum dibawa ke rumah sakit.
Dalam penyisiran ini petugas menemukan sejumlah warga yang kembali menderita keracunan sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu dari data yang berhasil dihimpun petugas puskesmas, tercatat sudah 71 warga menderita keracunan.

Rustam (60) mengaku mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan berkat acara selamatan. Rustam sudah berobat ke puskesmas namun saat ini kambuh kembali.
Sementara itu korban yang menderita sakit parah Mamih (45) mengaku jika dirinya bersama dua anaknya kini masih menderita diare meski sudah berobat ke dokter. “Semalam sudah ke Puskesmas, sudah balik ke rumah, tapi ini masih terasa diare,” ungkap Mamih.
Hingga siang ini petugas masih terus melakukan sweeping untuk mencari korban keracunan yang belum berobat. (be-030)




















Discussion about this post