BOGOR – Sebuah rumah di Kampung Cibeureum, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, digerebek aparat Kepolisian Sektor Cileungsi setelah diketahui dijadikan tempat pengoplosan gas LPG bersubsidi pada, Senin 28 Juli 2025.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku dan puluhan tabung gas bersubsidi serta non-subsidi.
Penggerebekan berlangsung pada Senin siang dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi mendapati aktivitas pemindahan isi tabung gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram ke dalam tabung gas non-subsidi berukuran 12 kilogram.
Aksi tersebut dilakukan di bagian belakang rumah yang telah dimodifikasi sebagai tempat pengoplosan.
Pelaku yang diamankan diketahui bernama Johanes Tampubolon. Ia tertangkap tangan saat sedang melakukan proses pengoplosan gas.
Sementara satu pelaku lainnya, berinisial Jhony Fredy alias Pak Roy, yang berperan sebagai pengawas situasi di sekitar lokasi, berhasil melarikan diri ketika penggerebekan berlangsung.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita 42 tabung gas ukuran 12 kilogram, 68 tabung gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram, serta 16 pipa besi modifikasi yang digunakan sebagai alat suntik untuk memindahkan gas.
Selain itu, turut diamankan satu unit mobil pickup, satu unit sepeda motor, satu timbangan digital, serta mesin pendingin yang digunakan untuk membuat es batu.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa pihaknya masih memburu pelaku lain yang kabur dan tengah menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pengoplosan gas subsidi yang lebih luas di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui aktivitas serupa. Praktik ilegal ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan warga,” ujar Kompol Edison. (BAS)




















Discussion about this post