BOGOR – SDN Sukaharja 1, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, mencatatkan prestasi membanggakan bertepatan dengan momen perpisahan sekolah (samenan) tahun ini.
Tak hanya sukses menyelenggarakan acara yang sarat makna, sekolah ini juga meraih 19 piagam penghargaan dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Sukamakmur, termasuk 9 medali emas.
Kegiatan samenan tahun ini bukan sekadar seremoni penutup tahun ajaran, tetapi menjadi wadah pengembangan mental dan kepercayaan diri siswa.
Berbagai pertunjukan serta kompetisi akademik dan non-akademik turut meramaikan acara tersebut.
Kepala SDN Sukaharja 1, Nasrudin Zen, menyampaikan bahwa pelaksanaan samenan dilakukan secara terbuka dan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang bersama antara pihak sekolah, komite, dan wali murid.
“Kami ingin menjaga transparansi dan mencegah potensi terjadinya pungutan liar. Karena itu, semua proses dilaksanakan secara terbuka dan disepakati bersama,” ujar Zen, Selasa (10/6/2025).
Zen juga menekankan bahwa kegiatan samenan memberi dampak langsung bagi siswa, khususnya dalam membentuk keberanian dan kepercayaan diri mereka.
“Ini jadi ajang melatih mental anak. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tapi juga tampil di hadapan publik. Hasilnya bisa kita lihat dari raihan prestasi di OSN tahun ini,” tambahnya.
Dalam OSN tingkat kecamatan, SDN Sukaharja 1 memborong 19 penghargaan yaitu 9 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu. Jenis lomba yang diikuti mencakup cabang olahraga tradisional seperti Tarompah, Panjang (putra & putri), Dagongan, dan Atletik Kids.
Di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), para siswa berpartisipasi dalam lomba Pidato Islami, Kaligrafi, dan MTQ.
Sementara itu, untuk Festival Lomba Seni dan Sastra, sekolah menurunkan peserta di cabang Ngadongeng, Biantara (pidato Bahasa Sunda), Maca Sajak, dan Menyanyi Solo, baik dari kategori putra maupun putri.
Seluruh cabang lomba OSN tersebut juga ditampilkan dalam rangkaian acara samenan sebagai bentuk apresiasi terhadap para siswa dan penghargaan bagi orang tua yang telah mendukung proses pembelajaran.
Salah satu wali murid, Andika, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan samenan tersebut. Menurutnya, anak-anak menjadi lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum.
“Ini sangat bermanfaat bagi perkembangan mental mereka sejak dini. Kami sebagai orang tua tentu sangat mendukung,” ungkapnya.
Melalui kombinasi program pembinaan akademik dan pengembangan karakter, SDN Sukaharja 1 menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi berprestasi di Kabupaten Bogor.
Dengan torehan 9 medali emas di ajang OSN tingkat kecamatan serta sukses menyelenggarakan samenan berbasis partisipatif, sekolah ini layak menjadi contoh bagi sekolah dasar lainnya di kawasan Bogor Timur.



















Discussion about this post