BOGOR – Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Bogor menjadi moment pergantian kepemimpinan dari Ahmad Bustomi ke H. Ahmad Irfan untuk periode 2025–2029 di Pondok Pesantren Ma’had Nurul Fata, Pamoyanan, Bogor Selatan, Minggu (20/4/2025) sore.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari Ketua PP GP Ansor Timbul Pasaribu, perwakilan PW GP Ansor Jawa Barat, Ketua MUI Kota Bogor KH. Tb. Muhidin, Kabag Kesra Setda Kota Bogor Abdul Wahid, hingga para kiai, tokoh agama, dan jajaran keluarga besar GP Ansor Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Timbul Pasaribu menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda organisasi, tapi juga bentuk nyata demokrasi dalam GP Ansor. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan sejarah dan perjuangan para pendahulu yang telah membesarkan Ansor.
“Apa yang kita punya hari ini nggak lepas dari jasa para leluhur kita. Yuk, kita jaga warisan mereka dengan terus mendoakan dan meneladani perjuangan mereka,” ucapnya dengan penuh semangat.
Timbul juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi lewat satu komando, mengikuti arahan Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin.
“Kalau kita mau kuat, ya kuncinya satu: kompak dan satu komando. Itu harga mati!” katanya tegas.
Ahmad Bustomi, yang telah memimpin GP Ansor Kota Bogor selama empat tahun terakhir, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia mengenang berbagai kegiatan sosial, kaderisasi, dan perjuangan bersama yang telah dilalui.
“Perjalanan ini penuh tantangan, tapi alhamdulillah, kita bisa sampai di titik ini. Terima kasih untuk semua yang sudah jadi bagian dari perjuangan ini,” ungkapnya.
Ia pun percaya bahwa H. Ahmad Irfan adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.
“Saya yakin beliau bisa memimpin dengan baik. Beliau aktif, dekat dengan para kader, dan punya semangat yang luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, H. Ahmad Irfan yang kini resmi jadi Ketua PC GP Ansor Kota Bogor, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan.
“InsyaAllah, saya akan jalankan amanah ini dengan sebaik mungkin. Tapi tentu saja, saya nggak bisa sendirian. Saya butuh dukungan teman-teman semua untuk membesarkan GP Ansor bersama-sama,” ujarnya rendah hati.
Ke depan, Irfan akan fokus memperkuat kaderisasi dan menata sistem organisasi agar lebih rapi dan solid. Ia juga siap menjalankan komando dari pimpinan pusat.
“Kami siap satu barisan, mengikuti arahan Ketua Umum Pak Addin. Karena kita tahu, kekuatan Ansor ada pada kebersamaan dan kesolidan,” tutupnya.





















Discussion about this post