BOGOR – Rangkaian Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPBD) saat ini membuat para orangtua murid risau. Sistem aplikasi online yang diandalkan Dinas Pendidikan juga masih menyisakan keraguan.
Mendapati laporan adanya kerisauan di tengah masyarakat, khususnya para orangtua murid yang hendak menyekolahkan anaknya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto angkat bicara.
Rudy meminta Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah 2 Bogor untuk melaksanakan beragam rangkaian PPDB secara terbuka, transparan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
“PPDB harus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” kata Rudy Susmanto, Selasa (11/06/2024).
Kepada pihak sekolah, Rudy juga berpesan agar melakukan verifikasi terhadap pendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pihak sekolah tetap berkewajiban melakukan konfirmasi terhadap para pendaftar. Hal ini dibutuhkan sebagai bentuk sikap independensi yang saat ini rawan budaya intervensi.
“Soal PPDB zonasi ini sering menyisakan persoalan. Oleh karena itu, harus dilakukan secara baik, sistematis, transparan dan akuntabel,” tandas Rudy.
Rudy juga menghimbau para orangtua murid agar tidak memaksakan putra-putrinya masuk ke sekolah tujuan, dengan cara-cara yang tidak dibenarkan.
“Sebaik-baiknya sistem yang dipergunakan, akan efektif apabila semua pihak menggunakannya dengan bijak dan sesuai. Resiko errornya diperbaiki oleh pemerintah, masyarakatnya juga harus menyesuaikan,” pungkasnya. (be-007)




















Discussion about this post