BOGOR – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengakui salah satu kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, turut diamankan KPK dalam kasus pemerasan.
Kepada awak media, Asmawa mengungkapkan, dari enam orang yang diamankan oleh KPK, satu orang di antaranya merupakan kepala dinas.
“Kasusnya pemerasan, satu orang sopir, dan empat orang PNS. Satu di antara PNS itu ada kepala dinas, hanya masih dicari tahu siapa,” kata Asmawa, Kamis (25/07/2025).
Ia mengaku masih melakukan penelusuran mengenai kasus pemerasan yang melibatkan empar orang ASN Pemerintah Kabupaten Bogor ini.
“Sekarang kita lihat dulu, seperti apa konstruksinya, apakah bagian dari pelaku, nanti diungkap. Pasti aparat penegak hukum akan mengungkap ini secara terang benderang,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK mengamankan Yusuf Sulaeman alias YS oknum yang mengaku petugas KPK dan sedang memeras pejabat Pemkab Bogor.
“KPK telah mengamankan seseorang yang mengaku pegawai KPK dan melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bogor,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika.
Tessa menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi terkait pemerasan yang diterima dari seorang pegawai Pemkab Bogor.
KPK kemudian menerjunkan tim yang terdiri dari penyelidik, penyidik, dan inspektorat untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah diamankan, YS langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan.
Penangkapan YS dilakukan KPK di Resto Mang Kabayan, Kawasan Tegar Beriman. KPK juga sempat menggeledah kediaman YS di kawasan Villa Bogor Indah, Kota Bogor.
“Didapat kesimpulan sementara bahwa orang tersebut bukan pegawai KPK dan hanya beroperasi sendiri,” ujar Tessa.
Dia menambahkan bahwa dari tangan YS, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 300 juta, satu unit iPhone, dan sebuah mobil mewah Porsche berpelat B 1556 XD yang diduga hasil pemerasan. Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap YS.
“Nantinya, oknum tersebut akan diserahkan ke pihak kepolisian yakni Polres Bogor,” tambah Tessa.
KPK berharap penangkapan ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kewaspadaan terhadap modus pemerasan yang mengatasnamakan institusi KPK. (be-007)




















Discussion about this post