BOGOR – Menjelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan pengamanan arus mudik, terutama di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Bojonggede yang berbatasan dengan Kota Depok.
Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, menyatakan bahwa pengamanan ini adalah agenda rutin tahunan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Forkopimcam, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Wilayah Bojonggede yang berada di antara yurisdiksi Polda Metro Jaya dan Polda Jabar membutuhkan pengamanan ekstra guna memastikan kelancaran mudik dan keamanan warga.
Salah satu inovasi tahun ini adalah fasilitas penitipan kendaraan gratis bagi pemudik, yang disediakan oleh kepolisian dengan persyaratan fotokopi STNK dan KTP.
Selain itu, pemerintah setempat mengimbau warga yang mudik untuk melapor ke RT/RW agar pengawasan terhadap rumah kosong lebih optimal.
Pada 30 Maret 2025, Forkopimcam bersama aparat keamanan, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, Orari, dan Pramuka, akan menggelar apel bersama sebagai bagian dari Operasi Ketupat untuk menjaga keamanan malam takbiran.
Pos-pos pengamanan juga akan dilengkapi dengan layanan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas dan rumah sakit setempat.
Danramil Bojonggede, Kapten Inf Dwi Pamuji, menegaskan bahwa patroli rutin akan dilakukan guna memastikan keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik.
Sementara itu, Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Syafi’ih, menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi guna menjaga ketertiban selama periode mudik.
Dengan persiapan matang dan sinergi berbagai pihak, Kecamatan Bojonggede siap menyambut arus mudik dan memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan kondusif.
Editor : Billy Adhyaksa




















Discussion about this post