BOGOR – Seekor Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas), salah satu satwa kunci yang terancam punah dan dilindungi di Indonesia, berhasil terekam kamera trap di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Dokumentasi ini diunggah oleh akun resmi Balai TNGHS (@btn_gn_halimunsalak) melalui laman Instagram mereka, Senin (12/5/2025).
Kemunculan Macan Tutul Jawa tersebut terekam pada 16 Maret 2025, melalui pemasangan kamera trap oleh tim petugas Balai TNGHS. Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk mengevaluasi kondisi ekosistem dan memantau keberadaan satwa liar di habitat alami mereka.
“Pemantauan dilakukan untuk memastikan efektivitas konservasi habitat dan spesies kunci. Kamera dipasang di jalur strategis yang potensial dilintasi satwa liar,” tulis pengelola akun TNGHS dalam keterangan unggahannya.
Macan Tutul Jawa dikenal sebagai predator puncak di Pulau Jawa dan keberadaannya menjadi indikator penting dari kesehatan ekosistem hutan. Keberhasilan merekam kemunculannya menjadi sinyal positif bahwa upaya pelestarian dan konservasi di TNGHS menunjukkan hasil.
Unggahan ini mendapat respons positif dari warganet, termasuk dari beberapa akun yang aktif di bidang konservasi.
Akun @rhezmaul menulis:
“Alhamdulillah. Dulu saya pernah rawat macan tutul Jawa di pusat rehabilitasi, kadang suka saya ajak bicara ‘nanti kamu kalau sudah lepas di hutan, jauh-jauh dari manusia ya’. Pesan yang sama saya kirim untuk macan di camera trap ini, jauhi manusia, jaga diri, beranak yang banyak dan lestari selalu.. aamiin ya Rabb.”
Sementara itu, akun @indonesianwildlife memberikan apresiasi atas kerja tim TNGHS:
“Wow.. Alhamdulillah.. Selamat dan apresiasi atas usaha dan kerja kerasnya di lapangan ya, Tim @btn_gn_halimunsalak. Semoga alam terus lestari dan usaha kita semua dimudahkan selalu.. Aminn. Oh ya, ajakin colab kami dong Min, agar berita baik ini juga bisa dilihat oleh follower di sini dan orang banyak…”
Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapatkan ratusan suka dan puluhan komentar dukungan dari warganet.
Penampakan Macan Tutul Jawa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam dan memperkuat sinergi dalam konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.





















Discussion about this post