BOGOR – Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, meluncurkan program pemberdayaan masyarakat bernama Kelompok Tani Dewasa (KTD) Sirnasari. Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dengan tujuan membangun kemandirian pangan serta mengurangi aktivitas negatif di kalangan pemuda.
KTD Sirnasari melibatkan warga secara aktif dalam budidaya sayuran, peternakan kambing, dan pembangunan kolam ikan. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama karena membuka lapangan kerja dan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan sekitar.
“Kami melihat ada potensi besar yang bisa dikembangkan. Tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tapi juga sebagai ruang kegiatan positif, khususnya bagi para pemuda,” ujar Lurah Saepudin Prayoga Empang, Jumat (17/5/2025).
Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Yayasan Rumah Berguna. Yayasan tersebut akan mendampingi dalam hal pelatihan, pembangunan fasilitas ternak, dan manajemen teknis. Lokasi program telah ditetapkan dan akan segera dimulai proses pembangunan kandang dan kolam ikan.
Selain warga, program ini turut melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat wilayah seperti RT dan RW. Kolaborasi lintas unsur ini diharapkan memperkuat sinergi di lapangan.

KTD Sirnasari juga diarahkan sebagai solusi sosial. Kelurahan Empang mencatat adanya keresahan terkait maraknya tawuran dan perilaku menyimpang di kalangan remaja. Melalui kegiatan bertani, beternak, dan budidaya ikan, pemuda diharapkan memiliki alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Selama ini banyak pemuda di wilayah kami yang terlibat tawuran atau nongkrong sampai larut malam. Ini jadi cara untuk mengubah pola pikir mereka. Sudah ada yang mulai ikut menanam pohon sukun dan terlibat dalam kegiatan tani,” tambahnya.
Ke depan, Kelurahan Empang berencana menjalin kerja sama lebih luas dengan dinas terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Fokus pengembangan tidak hanya pada pangan, tetapi juga pada aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Meski masih terdapat sejumlah tantangan, pihak kelurahan optimistis program ini bisa menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata. “Kami berharap sedikit demi sedikit semua warga bisa terlibat, dan apa pun bantuan dari pemerintah bisa benar-benar menyentuh masyarakat,” tutupnya.
Program KTD Sirnasari diharapkan menjadi cikal bakal gerakan kemandirian warga, sekaligus wadah pembinaan generasi muda agar lebih produktif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. (Jiev)




















Discussion about this post