• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, April 20, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Jelajah

Kecewa, Warga Lebak Banten Ingin Bergabung ke Bogor

Kecewa, Warga Lebak Banten Ingin Bergabung ke Bogor

Sebanyak 135 korban banjir bandang Lebak masih tinggal di huntara layaknya gubuk. Tak kunjung direlokasi, warga ingin pindah ke Bogor demi hidup lebih layak. (Foto : Beritasatu.com/Budiman)

499
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Warga korban banjir bandang di Lebak, Banten, yang telah lima tahun tinggal di hunian sementara (huntara) dengan kondisi memprihatinkan, kini berharap dapat direlokasi ke Bogor, Jawa Barat.

Keinginan ini muncul setelah melihat keeberhasilan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun hunian tetap (huntap) bagi korban bencana serupa pada awal 2020.

Pada awal 2020, banjir bandang dan longsor melanda Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) terdampak bencana tersebut hingga kini masih tinggal di huntara yang terbuat dari bambu, beratap terpal plastik usang, dan berlantai tanah.

BACAJUGA

UNHAN Luluskan 466 Wisudawan, Perkuat SDM Pertahanan di Era Global

UNHAN Luluskan 466 Wisudawan, Perkuat SDM Pertahanan di Era Global

9 April 2026
DD Record Resmi Diluncurkan, Wadah Kolaborasi Artis Senior dan Generasi Muda

DD Record Resmi Diluncurkan, Wadah Kolaborasi Artis Senior dan Generasi Muda

19 Maret 2026
Peradi Kota Bogor Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Soliditas Advokat

Peradi Kota Bogor Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Soliditas Advokat

6 Maret 2026
Babak Baru, PTUN Bandung Terima Permohonan Tindak Lanjut Eksekusi PSU Sentul City

Babak Baru, PTUN Bandung Terima Permohonan Tindak Lanjut Eksekusi PSU Sentul City

5 Maret 2026

Kondisi ini membuat mereka merasa waswas saat hujan dan kepanasan saat kemarau, serta kesulitan mendapatkan air bersih.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Ade Yasin watu itu, berhasil membangun dan meresmikan 1.753 unit huntara untuk korban bencana di Kecamatan Sukajaya dan Leuwisadeng pada Juli 2020.

Pembangunan huntap juga dilakukan, dengan 205 unit rampung di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, dan 358 unit di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, yang ditargetkan selesai pada Mei 2021.

Keberhasilan relokasi korban bencana di Bogor ini membuat warga Lebak merasa iri dan berharap mendapatkan perlakuan serupa.

Emin, salah satu warga huntara di Lebak, menyatakan keinginannya untuk pindah ke Bogor demi kehidupan yang lebih layak.

“Kalau disuruh milih, saya mending pindah ke Bogor. Di sini tidak ada perubahan. Sengsara terus,” ujar Emin, warga huntara

Hal senada disampaikan oleh Raman, warga lain yang telah enam tahun bertahan di huntara. ia mengaku lelah dengan kondisi saat ini sebab rumah merupakan kebutuhan utama.

“Kami capek dijanjiin terus. Saudara kami di Bogor setahun setelah bencana sudah dapat rumah. Kami? Masih di gubuk ini,” katanya dengan nada kecewa.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Nasdem, Asep Awaludin, menyebut keinginan warga untuk pindah ke Jawa Barat sebagai “tamparan keras” bagi pemerintah daerah.

“Ini kritik pedas untuk Pemprov Banten dan Pemkab Lebak. Harusnya malu dengan kondisi ini,” ujar Asep saat meninjau lokasi.

Ia mengkritik Pemprov Banten dan Pemkab Lebak yang dinilai abai terhadap nasib korban banjir bandang dan longsor di Lebak.

Saat ini, 135 kepala keluarga di Lebak masih menanti kejelasan janji pemerintah tentang relokasi ke hunian tetap. Mereka mendesak pemerintah segera bertindak agar dapat hidup secara manusiawi dan bermartabat, seperti warga terdampak bencana di daerah lain.

Asep juga menyampaikan beberapa warga bahkan pindah dan menikah dengan warga Bogor demi mendapatkan rumah.

“Ada yang nikah langsung dikasih rumah oleh Pemkab Bogor. Di sini? Warga asli Banten malah terus diabaikan,” pungkasnya. (Red)

Tags: Bantenbencana alamBogorHuntaphuntarajawa baratlebakLongsorrumahwarga
Previous Post

Kemenko Jadikan Kota Bogor Pilot Projek Rehabilitasi Pecandu Judol

Next Post

Jalan Amblas di Kawasan Stasiun Batutulis, Warga Harapkan Akses Darurat dan Percepatan Perbaikan

Related Posts

UNHAN Luluskan 466 Wisudawan, Perkuat SDM Pertahanan di Era Global

UNHAN Luluskan 466 Wisudawan, Perkuat SDM Pertahanan di Era Global

9 April 2026
0

BOGOR — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali melahirkan ratusan lulusan yang diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memperkuat sistem...

DD Record Resmi Diluncurkan, Wadah Kolaborasi Artis Senior dan Generasi Muda

DD Record Resmi Diluncurkan, Wadah Kolaborasi Artis Senior dan Generasi Muda

19 Maret 2026
0

DEPOK – Sebuah label musik bernama DD Record resmi diluncurkan melalui acara syukuran yang digelar di Umanera Patisseris Bukit Cinere...

Peradi Kota Bogor Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Soliditas Advokat

Peradi Kota Bogor Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Soliditas Advokat

6 Maret 2026
0

BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bogor menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama pada...

Babak Baru, PTUN Bandung Terima Permohonan Tindak Lanjut Eksekusi PSU Sentul City

Babak Baru, PTUN Bandung Terima Permohonan Tindak Lanjut Eksekusi PSU Sentul City

5 Maret 2026
0

BANDUNG - Permohonan tindak lanjut eksekusi Putusan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) warga perumahan Sentul City telah diterima oleh Pengadilan Tata...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Banjir Rendam Bojonggede, Akses Jalan Sempat Lumpuh

Banjir Rendam Bojonggede, Akses Jalan Sempat Lumpuh

19 April 2026
Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

Timses Akhmad Fakri Assegaf Minta Dukungan PERADI Kota Bogor di Munas 2026

17 April 2026
Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

Riung Mungpulung Perkuat Silaturahmi dan Indentitas Budaya Kasundaan

17 April 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah