BOGOR – Kelompok peduli penyandang disabilitas yang tergabung dalam Star Up Jendela Ibu menaruh harapan kepada ayah asuh disabilitas Kabupaten Bogor yakni Rudy Susmanto.
Harapan mereka pada ayah asuh disabilitas Rudy Susmanto, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor, yaitu untuk bisa memperjuangkan hak-hak kesetaraan penyandang disabilitas.
Founder Jendela Ibu Iftahni Jayanti adanya ayah asuh disabilitas Rudy Susmanto, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor mendorong para teman disabilitas.
“Jika memang sudah ada tokoh yang dimana memang sebagai central ayah asuh, mudah-mudahan ini bisa menjadi sebuah dorongan yang besar untuk teman-teman disabilitas,” ungkapnya, Minggu, (25/08/2024).
Dia juga mengatakan, semoga ayah asuh itu bisa menerima audiensi atau pertemuan dari kelompok peduli penyandang disabilitas yakni Jendela Ibu.
“Mudah-mudahan kami bisa audiensi untuk menyampaikan berkolaborasi untuk memikirkan strategi-strategi apa yang kira-kira benar-benar membangun disabilitas. Mudah-mudahan suara kami juga didengarkan,” jelasnya.
Begitupun, terhadap pemerintah kabupaten Bogor, ia juga menyampaikan agar pemkab Bogor bisa mendengar dan bisa melihat secara langsung, kebutuhan-kebutuhan bagi penyandang disabilitas selain kebutuhan kesehatan.
“Karna kebutuhan teman-teman disabilitas untuk bisa mandiri dan berdaya itu tidak hanya sekedar pada urusan bantuan satu kali, tapi mereka butuh suatu pendidikan yang berkualitas membutuhkan kesehatan yang berkualitas dan juga berkelanjutan untuk membimbing dan membina mereka,” terangnya.
Sebelumnya, kelompok Star up jendela Ibu menggelar kegiatan Gebyar Bogor Inklusif dengan tujuan menyuarakan suara kesetaraan disabilitas di momen kemerdekaan RI ke 79.
Acara itu dilakukan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Talk Show, Pameran hasil teman-teman disabilitas, serta ragam perlombaan untuk menunjukan bakat-bakat spesial penyandang disabilitas.
Sehingga, melalui kegiatan itu, ia berharap bisa menggelitik atau menampik ayah Asuh penyandang disabilitas ataupun pemerintah kabupaten Bogor.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini bisa menggelitik dan ikut mendorong agar mungkin bisa melalui kebijakan kebijakan nya dan nanti jika ada programnya itu bisa melihat esensi kebutuhan yang sebenarnya,” pungkasnya. (be-007/*)




















Discussion about this post