BOGOR – Jenal Mutaqin (JM) dinilai sebagai sosok bakal Calon Walikota Bogor paling siap maju di bursa Pilwalkot Bogor November mendatang.
Hal itu terungkap dalam kunjungan Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Bogor bersama Badan Pemenangan Daerah (Bapda) Partai Gerindra ke posko JM, di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (21/07/2024).
Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian Agam mengatakan, DPC dan Bapda sudah mengunjungi 3 orang yang mengikuti penjaringan Pilwalkot, dan posko Jenal Mutaqin ini merupakan kunjungan ke 4.
Kunjungan peninjauan ini, kata Sopian, untuk melihat soal kesiapan Jenal Mutaqin dan timnya untuk maju Pilwalkot.
“Setelah kita lihat langsung, ternyata Kang JM ini sudah menyiapkan kekuatan penuh untuk menghadapi Pilkada. Bahkan, Kang JM juga sudah memiliki tim atau pasukan yang siap berjuang di Pilwalkot nanti,” kata Sopian.
Sopian berharap Gerindra di Pilwalkot 2024 ini memiliki calon internal sebagai Walikota, namun prosesnya diawali melalui penjaringan.
Diakuinya, saat ini sudah mulai mengerucut untuk usungan dari Gerindra, karena hasil penjaringan sudah diserahkan ke tingkat Jabar dan Pusat.
Maka dari itu, dilakukan penjaringan kemarin itu untuk mengetahui figur atau sosok yang nanti akan diusung Gerindra di Pilwalkot.
“Kami akan fatsun terhadap hasil keputusan DPP nanti, siapa yang akan diusung untuk maju di Pilwalkot Bogor,” jelasnya.
Sementara, Ketua Bapda Gerindra Kota Bogor Wira Utama menuturkan, kunjungan ini untuk mengetahui kesiapan para bakal Cawalkot yang mengikuti penjaringan di Gerindra. Hasil peninjauan inipun nantinya akan dilaporkan kepada DPP.
“Sampai sejauh ini Bapda hanya melakukan hal normatif. Menyiapkan kesiapan Gerindra Kota Bogor untuk kesiapan di Pilkada 2024. Artinya kami berkonsolidasi baik internal maupun eksternal. Perkara rekomendasi itu menjadi kewenangan DPP,” katanya.
Wira Utama menjelaskan, terkait figur atau sosok yang diusung Gerindra di Pilkada, partai Gerindra di beberapa wilayah daerah, tidak mengutamakan soal hasil survei jadi patokan utama.
Bahkan ada beberapa wilayah dimana calon yang diusung oleh Gerinda tidak mempunyai hasil survei. Jadi elektabilitas dan popularitas bukan yang utama.
Wira mengungkapkan, di Bandung dan di Tangsel, itu semua tidak masuk di hasil survei.
“Jadi saya rasa DPP akan memberikan keputusan yang sudah pertimbangkan. Jadi peluang kader internal sangat sangat besar untuk diusung. Contohnya mas Dani di Kota Bandung, posternya saja belum ada di sana, hasil survei juga tidak ada, tetapi beliau yang direkom oleh Partai Gerindra,” terangnya.
“Artinya bahwa Gerindra sudah menyiapkan dan sudah mempertimbangkan. Apapun nanti hasil yang diputuskan oleh DPP Gerindra, kita semua akan fatsun dan melaksanakannya,” tambahnya.
Ketika ditanyakan soal kesiapan JM, Wira mengungkapkan, JM ini secara kesiapan sudah sangat siap.
JM dinilai sudah mempersiapkan kelengkapan, menyiapkan jaringan, menyiapkan infrastruktur SDM yang sudah jauh hari. Bahkan, pasukan dan tim pemenangannya juga sudah siap.
“Saya rasa kang JM sudah sangat siap. Tentunya, siapapun nanti yang direkom oleh DPP, Bapda dan DPC akan melakukan semaksimal mungkin untuk memenangkan,” ungkapnya.
Menanggapi penilaian positip itu, Jenal Mutaqin mengakui telah menyiapkan tim, relawan maupun komunitas-komunitas yang siap berjuang dan memenangkannya di Pilwalkot Bogor November mendatang.
“Disini juga ada tim Paguyuban Abdi Bogor, ada juga komunitas lainnya. Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas kunjungan dari DPC dan Bapda hari ini,” ujar JM.
JM menegaskan, sebagai kader internal, dirinya merasa harus siap maju dan berjuang mendapatkan rekomendasi untuk bertarung memenangkan Pilkada Kota Bogor.
“Secara personal, tentu saya membuat jaringan tingkat kecamatan, kelurahan sampai ke tingkat RT dan RW, sebagai pondasi kekuatan. Itu sudah saya lakukan dan saya siapkan. Tim sudah saya bentuk, relawan sudah bergerak,” ungkap JM.
Semuanya itu, kata JM, dilakukan untuk kesiapan apabila tiba waktu saatnya pilkada nanti, maka perangkat ini yang menjadi kekuatan diluar internal partai, akan berjuang memenangkan Pilkada.
“Mereka selama ini terus mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa saya kader Gerindra yang siap mengabdi di Kota Bogor dengan modal 15 tahun di DPRD. Jadi, kekuatan mesin partai nanti akan dibantu oleh kekuatan eksternal yang sudah saya bangun dan persiapkan hingga hari ini,” pungkasnya. (be-007)





















Discussion about this post