SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Tim Penggerak PKK menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan potensi lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Non-Beras Non-Terigu Berbasis Pangan Lokal 2025 yang digelar meriah di Sukabumi, Minggu (28/9/2025).
Acara dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi, Rina Rosmaniar, yang juga istri Bupati Sukabumi, dalam sambutannya, ia menekankan bahwa diversifikasi pangan bukan hanya mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu, melainkan juga meningkatkan nilai tambah, membuka peluang usaha, serta membangun kemandirian pangan berkelanjutan.
“Pangan lokal adalah kekayaan kita. Jika diolah dengan inovasi, ia mampu menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Rina di hadapan peserta dan tamu undangan.

Kegiatan berlangsung dinamis mulai dari registrasi peserta, penjelasan teknis, hingga unjuk kreasi kuliner. Aneka hidangan berbahan dasar umbi-umbian, jagung, dan kacang-kacangan disajikan dengan tampilan memikat, menghadirkan perpaduan tradisi nusantara dengan sentuhan inovasi modern.
Penilaian berlangsung siang hari dengan kriteria gizi, cita rasa, inovasi, dan penyajian. Antusiasme peserta terlihat hingga pengumuman pemenang, yang menjadi momen paling ditunggu.
Sebagai penutup, Rina Rosmaniar menyerahkan langsung penghargaan dan hadiah kepada para pemenang. Suasana apresiatif dan penuh kebanggaan mewarnai akhir acara.
Melalui lomba B2SA ini, Sukabumi menegaskan diri sebagai daerah yang proaktif dalam mendukung program diversifikasi pangan nasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi kuliner berbasis kekayaan lokal.



















Discussion about this post