BOGOR – Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang selama sepekan ini menyebabkan tanah longsor dan rumah warga rusak berat di beberapa wilayah Kecamatan Cijeruk. Tak hanya itu akibat longsoran tersebut membuat aliran air warga untuk areal persawahan dan kebun terhenti.
Ketua Bidang Relawan pengurus PMI Kabupaten Bogor, Suganda mengatakan dampak dari insentisitas hujan yang tinggi selama sepekan ini mengakibatkan sejumlah rumah ambruk, di antaranya 3 rumah di Desa Cipelang, 1 rumah di Desa Cibalung, 1 rumah di Desa Warung Menteng dan 2 rumah di Desa Sukaharja.
” Selain rumah yang ambruk ada juga rumah yang terdampak longsor, yaitu di Desa Tanjungsari dan Cipelang. Lonsor juga terjadi di daerah perbukitan, dengan panjang 70 meter, ketinggian 250 meter, lokasinya di Blok Picung Celeng tepatnya di Desa Cijeruk,” kata Suganda.
Ia menegaskan, korban terdampak yang telah dilaporkan dan didata akan mendapat bantuan baik dari PMI, Dinsos, BAZ dan DKPP Kabupaten Bogor.
“Agar data ini lengkap dan akurat kami dari PMI Kecamatan Cijeruk bersama Satpol PP dan juga relawan bencana berkeliling desa untuk mendata kerugiannya. Meskipun dalam bencana ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja,” ungkapnya.
Suganda menerangkan, sesuai intruksi dari PMI Kabupaten Bogor, saat ini seluruh relawan PMI bekerja sama dengan Kencana, Destana dan Satpol PP agar siaga bencana alam. Hal ini karena diperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami diintruksikan untuk tetap siaga penuh dan melaporkan setiap kejadian bencana, baik kecil maupun besar, dan data yang harus kami laporkan akan ditindaklanjuti oleh pimpinan kami,” ujarnya.
Sementara, ketua tim Kecamatan Siaga Bencana (Kencana) Kecamatan Cijeruk H.M Farullah langsung menyiagakan para relawan bencana, termasuk relawan bencana tingkat desa atau Destana, karena dalam beberapa hari ini kejadian bencana telah terjadi diwilayah Kecamatan Cijeruk.
“Ya tim kencana sudah siaga di beberapa titik dan siap merespon apabila ada bencana,” katanya.
Tim kencana Kecamatan Cijeruk dari berbagai unsur, baik dari pemerintah Kecamatan, OKP dan lembaga desa, telah disiagakan, sehingga apabila ada laporan bencana langsung sigap menuju lokasi. (Risky)


















Discussion about this post