BOGOR-Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor KH Ade Sarmili angkat bicara soal modus penipuan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) palsu di kotak amal.
Menurutnya, hal ini menyebabkan kegalauan masyarakat dalam menyumbang ke masjid.
Untuk itu, Dewan Masjid Indonesia Kota Bogor terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar bisa menyumbang tepat sasaran untuk kepentingan umat.
“Saat ini sudah ada edukasi kepada pengurus Masjid agar bisa mengecek kembali barcode di kotak amal agar sesuai dengan peruntukan rekening sehingga tidak terjadi pemalsuan atau penyalahgunaan,” katanya.
Masyarakat kata dia, jangan galau apa lagi takut untuk menyumbang keperluan masjid karena sudah tersedia berbagai mekanisme untuk memberikan donasi kepada tempat ibadah dengan langsung datang kepada pengurus atau mengisi kotak amal atau bahkan melalui rekening resmi yang tersebar oleh pengurus Masjid.
“Dirinya mengimbau agar aparat keamanan segera menindak pelaku yang menyalahgunakan barcode donasi masjid untuk kepentingan pribadi sehingga bisa melakukan penegakan hukum sesuai aturan,” katanya. (be-031)




















Discussion about this post