BOGOR – Demi memaksimalkan peran serta kaum muda dalam pengawasan prosesi Pilkada Kota Bogor November mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor merangkul sejumlah OKP yang terhimpun di KNPI.
Puluhan aktivis dari lintas organisasi kepemudaan itu diberikan materi untuk menciptakan partisipasi pengawasan dalam pilkada serentak 2024.
Komisioner Bawaslu Kota Bogor Anto Siburian menjelaskan, dalam menjalankan aktivitas partisipasi pengawasan masyarakat terutama kaum muda, sangat dibutuhkan.
Anto meminta para unsur OKP dan KNPU tidak cuek atau acuh tak acuh terhadap proses demokratisasi dalam pilkada serentak.
“Banyak sektor yang bisa menjadi perhatian dari kepemudaan seperti menolak politik uang yang terindikasi banyak terjadi dalam sistem kepemiluan di Indonesia. Untuk itu organisasi kepemudaan seperti KNPI harus aktif menyerukan integritas dan netralitas termasuk menolak politik uang saat pemilu kepala daerah berlangsung untuk menciptakan pemimpin terbaik untuk kota Bogor,” ungkapnya.
Ketua KNPI Kota Bogor Sapta Bela mengungkapkan, kolaborasi antara Bawaslu dengan organisasi kepemudaan sangatlah penting, agar tercipta satu visi bersama untuk menyukseskan pemilu yang berintegritas.
“Kepala daerah haruslah menjadi figur yang mempunyai kekuatan dalam pemilu dengan tingkat keterpercayaan yang tinggi setelah adanya partisipasi yang meningkat dalam pelaksanaan Pemilu 27 November mendatang,” ujarnya.
Untuk itu, kata Sapta Bela, KNPI Kota Bogor siap melakukan pengawalan terhadap proses demokratisasi Pemilu kepala daerah serentak, yang diharapkan dapat menciptakan pemimpin daerah berkualitas menyelesaikan berbagai permasalahan daerah di Kota Bogor dan provinsi Jawa Barat. (be-007)



















Discussion about this post