BOGOR — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali melahirkan ratusan lulusan yang diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memperkuat sistem pertahanan negara. Sebanyak 466 wisudawan dari program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) resmi dikukuhkan dalam wisuda Tahun Akademik 2026 yang digelar di kampus Unhan RI, Bogor, Kamis (9/4/2026).
Dari total tersebut, terdiri atas 5 lulusan doktor, 385 magister, dan 76 sarjana. Para lulusan diharapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan strategis dalam menghadapi dinamika ancaman global yang semakin kompleks.
Rektor Unhan RI, Anton Nugroho, menegaskan bahwa capaian para wisudawan merupakan hasil dari proses pendidikan yang mengedepankan disiplin, integritas, dan ketangguhan karakter. “Unhan RI berkomitmen mencetak lulusan yang siap berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.
Wisuda tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, yang memberikan apresiasi atas keberhasilan para lulusan. Ia menilai, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi selama menjalani pendidikan.
Dalam amanatnya, Menhan menekankan bahwa spektrum ancaman global kini tidak lagi bersifat konvensional semata, melainkan berkembang ke berbagai dimensi, termasuk teknologi dan siber. Karena itu, lulusan Unhan RI dituntut adaptif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi.
“Pertahanan modern sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai patriotisme, serta mengabdikan ilmu bagi kepentingan bangsa dan negara. Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi atas tantangan strategis di masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan turut menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih.
Selain itu, kehadiran mahasiswa internasional dalam wisuda tahun ini menjadi indikator meningkatnya posisi Unhan RI di kancah global. Hal ini menegaskan peran Unhan RI sebagai bagian dari komunitas akademik internasional di bidang pertahanan.
Prosesi wisuda ditutup dengan pengucapan janji alumni dan pelemparan topi toga, yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus awal pengabdian para lulusan bagi bangsa dan negara. (*)





















Discussion about this post