BOGOR-Kabupaten Bogor bersiap menghadapi tantangan saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tidak seperti daerah lain, Bumi Tegar Beriman harus mengelola tiga arus besar secara bersamaan: arus mudik, arus balik, serta lonjakan wisatawan domestik.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan jajarannya telah menyusun langkah mitigasi komprehensif untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus kelancaran lalu lintas.
“Inilah tantangan Kabupaten Bogor. Kami harus mengelola jalur mudik, arus balik, dan destinasi wisata dalam waktu yang bersamaan. Kami sudah menyiapkan antisipasi matang sejak H-1 hingga puncak kunjungan wisata pada hari kedua Lebaran,” ujar Rudy.
Untuk meredam kepadatan, Pemkab Bogor memutuskan untuk mempertebal personel di titik-titik krusial. Penambahan tim pengamanan ini difokuskan pada objek-objek wisata favorit yang diprediksi akan diserbu pengunjung.
“Tim pengamanan di objek wisata kita tambah. Fokus utamanya adalah mengatur alur lalu lintas agar tidak terjadi bottle neck atau kepadatan ekstrem. Kami ingin setiap wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain sisi pengamanan, infrastruktur akses wisata juga menjadi perhatian khusus. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor terus digenjot untuk memastikan seluruh jalur menuju destinasi wisata dalam kondisi prima dan bebas dari kerusakan sebelum hari raya tiba.
“Dinas PUPR terus bekerja. Kami berkomitmen agar semua jalur akses wisata benar-benar siap dan nyaman dilewati oleh para pemudik maupun wisatawan saat Lebaran nanti,” pungkasnya. (*)




















Discussion about this post