BOGOR — Sebagai bentuk respon program Digitalisasi Desa besutan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Desa Pamijahan memulai langkah nyata melalui pelatihan Digitalisasi Desa Berbasis IT.
Kegiatan yang berpusat di Saung Masagi, Desa Pamijahan itu diikuti puluhan warga dan pemuda. Kepala Desa Pamijahan, Abie Kusnadi mengatakan, kegiatan ini penting sebagai pembekalan awal menuju Desa Digital.
Abie juga mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
Menurutnya, implementasi desa digital bukan hanya persoalan aplikasi atau perangkat, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam mengoperasikan teknologi yang tersedia.

“Kami ingin pemuda pemuda di desa untuk bisa memanfaatkan media sosial sebagai ladang usaha mereka,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Ketua pelaksana kegiatan, Usep Sopian Hadi, menjelaskan, program ini dirancang sebagai langkah awal untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan desa saat ini.
Ia menyebutkan, kemampuan memanfaatkan teknologi sudah menjadi syarat penting bagi setiap elemen masyarakat, terutama dalam menghadapi era digital.
“Harapannya bisa memberikan kesempatan untuk anak anak muda menjadi generasi yang lebih baik kedepannya;” ungkapnya.
Pelatihan ini menghadirkan CEO Bogorexpose Grup, Billy Adhiyaksa dan jurnalis senior sekaligus konten kreator Heru Yustanto.

Dalam sesi pemaparannya, Billy memfokuskan materi pada pentingnya pemahaman teknologi informasi sebagai fondasi untuk mewujudkan desa yang modern, efektif dan responsif.
Ia menilai bahwa desa harus mampu bertransformasi seiring perkembangan era digital agar pelayanan publik bisa berjalan lebih efisien dan transparan.
“Kami mencoba memberikan support berupa petunjuk dan pelatihan dasar sehingga mereka bisa berkembang terutama untuk pemuda di desa dan bisa menciptakan perkerjaannya sendiri di desanya masing masing,” jelasnya.
Peserta pelatihan mendapatkan materi tentang dasar-dasar penggunaan aplikasi digital, pemanfaatan perangkat IT, serta pengenalan sistem pelayanan desa berbasis online.
Selain pemaparan teori, pelatihan juga diisi dengan sesi praktik langsung yang memungkinkan peserta mencoba fitur-fitur teknologi yang dapat diterapkan dalam kegiatan masyarakat maupun pemerintahan desa.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perangkat desa, organisasi kemasyarakatan, dan warga.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Desa Pamijahan sebagai desa yang siap mengadopsi sistem digital dalam berbagai aspek pelayanan, mulai dari administrasi, informasi publik, hingga partisipasi masyarakat.
Dengan berakhirnya pelatihan, Pemerintah Desa Pamijahan berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum berharga untuk meningkatkan literasi digital secara berkelanjutan. Pelatihan lanjutan rencananya akan digelar pada tahun berikutnya sebagai tindak lanjut dari penguatan kapasitas masyarakat dan perangkat desa. (Tri/Zulfi)




















Discussion about this post