CITEUREUP- Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat luncurkan program Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Minggu (20/7/25) lalu.
“Koperasi merupakan simbol kemandirian ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan semangat kebangsaan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Menurutnya, program ini menjadi solusi konkret bagi permasalahan ekonomi masyarakat nantinya.
“Hari ini kita menghadiri semacam technical meeting, launching koperasi Merah Putih yang akan menghimpun sekitar 80.000 anggota. Untuk di Jawa Barat, Mock-up program yang dipusatkan di Desa Hambalang,” ujar Sekda.
Fokus utama bukan sekadar pada acara peluncuran, melainkan pada langkah-langkah nyata setelah program dimulai.
Harus dipikirkan bukan hanya acaranya, tapi tantangan besar setelah launching. Membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengurus koperasi.
“Kunci keberhasilan koperasi ada pada integritas pengurus. Jika tidak jujur, tidak amanah, jangan sampai koperasi ini hanya menjadi program sesaat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan penting adanya kolaborasi lintas sektor, seperti sinergi antara koperasi dengan Dapur Gizi dan pelaku logistik, untuk memperkuat rantai pasok dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kalau bisa disinergikan dengan dapur gizi, kebutuhan logistik, dan lainnya, ini akan luar biasa. Koperasi benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat secara utuh,” katanya.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Hambalang, Kabupaten Bogor.
Sekda Jabar menyatakan bahwa seluruh aspek kegiatan koperasi telah siap dan berjalan dengan baik.
“Saya sudah check, recheck, crosscheck. Persiapan luar biasa, dari A sampai Z-nya sudah ready, baik untuk peluncuran maupun tindak lanjutnya,” katanya Sabtu (19/07/2025).
Kopdes Merah Putih Hambalang telah memiliki sejumlah unit usaha yang telah mulai beroperasi, seperti unit simpan pinjam, layanan sembako, klinik desa, apotek desa, serta pergudangan dan logistik.
Menurutnya, hal ini menunjukkan keseriusan dan sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan ekonomi dan sosial yang berbasis desa.
“Kita patut bangga. Semua unit usaha sudah mulai berjalan dan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat desa,” ujarnya.
Keberadaan Kopdes Merah Putih Hambalang dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.
“Kopdes ini adalah Mock-up, contoh nyata. Harapannya bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi pengembangan Kopdes-Kopdes lainnya di seluruh Jawa Barat,” imbuhnya.




















Discussion about this post