BANDUNG–Bayu Umbara terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Barat periode 2026–2029 dalam <span;>Musda KNPI Jawa Barat ke-XVI yanh berlangsung di Hotel Grand Asrilia, Bandung, pada 18–19 Agustus 2026.
Ia mendapat dukungan penuh dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta DPD KNPI kabupaten/kota yang menjadi peserta Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Jawa Barat ke-XVI.
Terpilihnya Bayu Umbara sekaligus menandai pergantian kepemimpinan DPD KNPI Jawa Barat dari Ridwansyah Yusuf Ahmad yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda KNPI Jawa Barat ke-XVI serta terpilihnya Bayu Umbara secara aklamasi.
Menurut Wahyudi, dukungan penuh dari OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota menjadi modal penting bagi kepemimpinan baru untuk membangun soliditas dan memperkuat sinergi kepemudaan di Jawa Barat.
“Selamat kepada Kang Bayu Umbara atas amanah yang diberikan sebagai Ketua DPD KNPI Jawa Barat periode 2026–2029. Terpilih secara aklamasi menunjukkan adanya kepercayaan dan harapan besar dari seluruh unsur kepemudaan Jawa Barat,” ujar Wahyudi.
Ia berharap kepemimpinan Bayu Umbara dapat membawa energi baru bagi KNPI Jawa Barat, khususnya dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pemuda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Yang paling penting ke depan adalah bagaimana KNPI Jawa Barat mampu menjadi rumah besar bagi pemuda, memperkuat kolaborasi dengan seluruh OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota, serta menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan pemuda Jawa Barat,” katanya.
Wahyudi juga menegaskan bahwa DPD KNPI Kabupaten Bogor siap bersinergi dengan kepemimpinan baru DPD KNPI Jawa Barat untuk mendorong berbagai agenda kepemudaan yang produktif dan berdampak.
“Kami di DPD KNPI Kabupaten Bogor siap membangun komunikasi dan kolaborasi bersama kepemimpinan baru. Semoga kepemimpinan Bayu Umbara dapat membawa KNPI Jawa Barat semakin solid, progresif, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat,” pungkasnya. (Zulfi Kusuma)




















Discussion about this post