BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung lokasi bencana jembatan ambruk yakni Jembatan ambruk di Citeureup. Ia juga rela merogoh kocek pribadinya untuk perbaikan sementara.
Jembatan Cipicung yang merupakan penghubung dua kecamatan Citeureup dan Sukamakmur di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto tak sungkan mengeluarkan dana pribadi untuk mempercepat pembangunan jembatan sementara guna mempermudah aksesibilitas warga dan memastikan bahwa akses menuju dua kecamatan tersebut bisa segera pulih.

Rudy Susmanto mengatakan, dirinya berkomitmen untuk segera menangani masalah ini demi memudahkan aksesibilitas warga yang terdampak.
Menurutnya, setelah kemarin ia melaksanakan retret selama 8 hari dan mendapat informasi terkait kondisi Kabupaten Bogor setibanya di Bogor, ia langsung meninjau lokasi banjir di Cijayanti.
“Ini adalah langkah-langkah kami dalam memastikan kesiapan infrastruktur terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketika banyak warga yang akan melakukan perjalanan pulang kampung dan bersilaturahmi,” ungkap Bupati Bogor.

Rudy Susmanto juga mengungkapkan, jembatan sementara telah terpasang untuk satu lajur, namun pihaknya berharap dapat segera menyelesaikan pembangunan dua lajur.
Mengingat jalur tersebut cukup padat, terutama pada musim libur Idul Fitri, Bupati berharap masalah antrian panjang dapat diatasi dengan adanya dua lajur.
“Saat ini sudah terpasang satu lajur, namun kami berharap dalam waktu dekat dapat segera terpasang dua lajur, mengingat jalur ini dilalui oleh truk dan kendaraan lainnya. Kami berharap minggu ini bisa dipasang dua lajur agar akses lalu lintas kembali lancar,” tambah Rudy Susmanto.
Untuk penanganan jangka panjang, Bupati Bogor menjelaskan bahwa pembangunan jembatan baru akan diusulkan dalam anggaran APBD Murni 2026. Selain itu, ia juga menyinggung jembatan lainnya di Tajur yang sempat putus pada tahun 2024, yang akan segera ditangani pada tahun 2025.
“Pembangunan jembatan baru di lokasi ini dan beberapa titik lainnya akan kami usulkan di APBD 2026. Kami juga berupaya untuk menyelesaikan masalah jembatan yang putus di Tajur yang seharusnya sudah ditangani tahun 2025,” ungkap Bupati Rudy.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmennya terhadap masyarakat, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengeluarkan uang pribadinya untuk mempercepat perbaikan jembatan putus ini agar bisa segera dilalui masyarakat.
“Saya gunakan dana pribadi. Ini demi kepentingan masyarakat, jadi saya pastikan masalah ini segera ditangani,” tegasnya.
Rudy Susmanto berharap dengan langkah cepat ini, akses transportasi dan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah tersebut dapat segera pulih, serta dapat menikmati libur Idul Fitri dengan lancar.
Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto instruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait segera lakukan penanganan, sesaat terjadinya jembatan ambruk di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kamis (27/02/2025).
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air meningkat dan menerjang jembatan di Desa Tajur Kecamatan Citeureup hingga rusak berat dan tidak bisa dilalui sehingga jalan putus.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani mengatakan, BPBD Kabupaten Bogor atas arahan Bupati Bogor segera turun ke lapangan untuk mengamankan lokasi dan melakukan asesmen.

Tim reaksi cepat BPBD juga memasang danger line untuk menandai lokasi berbahaya, agar warga tidak melintas jalan yang terputus tersebut.
“Atas arahan Bupati Bogor, tim BPBD segera menuju lokasi di Desa Tajur Kecamatan Citeureup, anggota melaksanakan asesmen serta memasang danger line di sekitar jembatan,” terang Adam.
Adam menambahkan, saat ini BPBD berkoordinasi dengan aparat setempat dan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut. Disarankan kepada warga untuk sementara menghindari jalur tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. (bil/*)



















Discussion about this post