• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Agustus 31, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Headline

Pejabat Disdik Sanggup Setor Duit Rp700 juta ke KPK Gadungan, Uang Darimana?

Pejabat Disdik Sanggup Setor Duit Rp700 juta ke KPK Gadungan, Uang Darimana?
546
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Asal usul uang tunai senilai total Rp700 juta yang diserahkan sejumlah pejabat Dinas Pendidikan kepada YS petugas KPK gadungan, kini menjadi pertanyaan publik.

Seperti apa peredaran uang tunai di Disdik Kabupaten Bogor? Setajir itukah pejabat eselon empat? Pertanyaan tersebut muncul dibenak publik dan harus dijawab penyelidikan mendalam aparat berwenang.

Menurut Pengamat Politik sekaligus Pendiri LS Vinus, Yusfitriadi, publik harus mencermati adanya dua kasus yang berbeda dalam kasus yang kembali menggemparkan Kabupaten Bogor itu.

“Terkait KPK gadungan yang tertangkap dan memeras pejabat Disdik ini kan ada dua permasalahan yang berbeda,” ujar Yusfitriadi, Jumat (26/7/2024).

BACAJUGA

KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

28 Agustus 2026
Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

28 Agustus 2026
Kantor BKPSDM dan Bappenda Digeledah KPK, Koper Berisi Barang Bukti Diamankan

Kantor BKPSDM dan Bappenda Digeledah KPK, Koper Berisi Barang Bukti Diamankan

27 Agustus 2026

IPW: KPK Melempem Tetapkan Tersangka Elit Pemkab Bogor

24 Agustus 2026

Menurutnya, dalam konteks KPK gadungan, kini sudah ditangani jajaran Polres Bogor. Publik, tinggal menunggu saja seperti apa kelanjutannya perkara pemerasan tersebut.

Namun lebih jauh, kata Yusfitriadi, kasus ini dapat dijadikan sebagai informasi awal penelusuran budaya korup di tubuh Pemkab Bogor.

Menurutnya, pejabat teras di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang menjadi korban pemerasan itu, seharusnyas ditindak-lanjuti.

“Kok bisa sekelas pejabat kepala seksi diperas apalagi sampai Rp 700 juta. Kalau memang tidak ada konteks-konteks temuan dalam penyelenggaran pendidikan di Kabupaten Bogor. Sehingga bagi saya, tidak mungkin Kadisdik tidak bermasalah dengan perilaku koruptif jika dia sampai harus setor Rp 700 juta itu,” tegasnya.

“Berarti memang ada masalah gitu loh, nah sehingga ketika ada masalah kemudian, maka dia ada unsur ketakutan,” tambahnya.

Yusfitriadi menjelaskan, bila sudah demikian rangkaian itu benar adanya, dalam konteks pengembangan kasus akan masuk ke ranah Komisi antirasuah.

Ia meminta, kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan Jakarta, dengan adanya momentum ini harus bisa masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

“Logikanya tidak mungkin kalau emang dia tidak merasa bersalah, tidak merasa ada atmosfer koruptif di internalnya ya. Saya fikir tidak ada masalahnya dilakukan pemeriksaan terlepas benar atau tidak nanti,” jelas Yusfitriadi.

“Dengan fenomena ini, saya menyimpulkan sudah hampir bisa dipastikan ada indikasi-indikasi perilaku pejabat Disdik yang koruptif minimal di internal kedinasan pendidikan kabupaten Bogor. Sehingga dia, berani menyetor uang ke KPK gadungan,” tandasnya.

Dikonfirmasi saat keluar gedung merah putih, tersangka KPK gadungan, Yusup Sulaeman mengklaim, bahwa dirinya mengetahui ‘dosa-dosa’ pejabat di Pemkab Bogor melalui dari e-katalog.

“Ya bukan rahasia umum lagi permainan pejabat-pejabat e-katalog itu. Dari rencana anggaran dewan Rp 600 miliar. (Dari SKPD) Dinas Pendidikan,” kata Yusup usai diperiksa KPK, Kamis (25/7/2024) malam.

Sebelumnya, KPK secara tegas akan mengusut jika memang ada dugaan rasuah di lingkungan Pemkab Bogor itu.

“Tentunya apabila ditemukan ada indikasi ke arah tindak pidana korupsi, tidak menutup kemungkinan itu akan didalami,” kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, Kamis malam.

Tessa pun menyebut, pihaknya akan mendalami soal modus dan detail pemerasan itu.

“Kita tunggu aja sama-sama, karena kembali saya sampaikan bahwa kegiatan klarifikasi ini masih berlangsung,” tandasnya. (be-007)

Tags: Disdik kabupaten bogorKPKkpk gadunganYusfitriadiyusuf Sulaeman
Previous Post

Kapolres Bogor Bantah Pj Bupati Soal Seorang Kadis yang Diamankan KPK

Next Post

Sah, Aldho Herman Indrabudi Nahkodai PWI Kota Bogor Periode 2024-2027

Related Posts

KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

28 Agustus 2026
0

BOGOR-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Juru Bicaranya, Budi Prasetyo, merilis hasil penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jumat (28/8/2026)....

Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

28 Agustus 2026
0

BOGOR – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gerak cepat untuk mencari bukti dugaan korupsi di Kabupaten Bogor. Setelah Kamis kemarin,...

Kantor BKPSDM dan Bappenda Digeledah KPK, Koper Berisi Barang Bukti Diamankan

Kantor BKPSDM dan Bappenda Digeledah KPK, Koper Berisi Barang Bukti Diamankan

27 Agustus 2026
0

BOGOR-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan aksinya untuk mengusut dugaan kasus tindak pidana korupsi terkait pemotongan upah pungut di lingkungan...

IPW: KPK Melempem Tetapkan Tersangka Elit Pemkab Bogor

24 Agustus 2026
0

BOGOR- Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengkritik keras kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
FMP 2026 Resmi Ditutup di Lanud ATS Bogor

FMP 2026 Resmi Ditutup di Lanud ATS Bogor

30 Agustus 2026
KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

KPK: Dokumen Soal Pengadaan Barang dan Jasa yang Disita

28 Agustus 2026
Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

Jumat Keramat KPK Marathon Acak-acak Kabupaten Bogor, Cari Berkas Apa Ya di Kantor Disdik?

28 Agustus 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah