• Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Oktober 15, 2026
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah
No Result
View All Result
BogorExpose.com
No Result
View All Result
Home Bogor Pisan

Tagihan Listrik tak Wajar, Konsumen di Cimande-Bogor Ngadu ke BPSK

Tagihan Listrik tak Wajar, Konsumen di Cimande-Bogor Ngadu ke BPSK

Ilustrasi pemeriksaan meteran oleh petugas PLN

508
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR – Pelanggan PLN di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, atas nama Ari Munandar mengaku akan mengadukan unit layanan pelanggan (ULP) Cipayung ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Bogor.

Rencana pengaduan ini menyusul lonjakan tagihan listrik pascabayar yang merugikan dirinya selaku konsumen. Ari menyebut, lonjakan tagihan listrik yang dialami pada bulan Mei 2024 ini sangat tidak wajar.

Dimana, besaran lonjakan tagihan listrik pada bulan tersebut hampir dua kali lipat dari tagihan normal sebelumnya. Padahal, ia merasa pemakaian listrik di rumahnya tidak ada perubahan alias masih normal, bahkan cenderung berkurang.

“Lonjakan kenaikan tagihan listrik ini jelas sangat merugikan. Bulan Mei ini tagihannya mencapai Rp 1.834.473, yang awalnya hanya Rp 1.370.501 di bulan April. Kalau dibandingkan tagihan bulan Desember 2023, hanya Rp 952.926,” kata Ari pada wartawan.

BACAJUGA

Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

13 Oktober 2026
Pemkot Bogor Targetkan Fisik Trase Baru Batutulis Rampung Oktober 2026

Pemkot Bogor Targetkan Fisik Trase Baru Batutulis Rampung Oktober 2026

7 Oktober 2026
DPRD Dorong Pemkot Bogor Lelang Aset Idle demi Dongkrak PAD

DPRD Dorong Pemkot Bogor Lelang Aset Idle demi Dongkrak PAD

7 Oktober 2026
Diduga Tak Berizin dan Jadi Penyebab Banjir, Puluhan Warga Tolak Proyek Perumahan di Babakan Madang

Diduga Tak Berizin dan Jadi Penyebab Banjir, Puluhan Warga Tolak Proyek Perumahan di Babakan Madang

7 Oktober 2026

Ari mengaku sudah melakukan protes dengan menghubungi layanan pengaduan pelanggan PLN. Ia bermaksud mengkonfirmasi atas complain yang diajukannya. Namun, jawaban dari pihak PLN Cipayung membuatnya kecewa. Sebab, penjelasan petugas PLN yang berani memastikan kenaikan tarif tagihan listrik bulan Mei itu masih normal.

“Bapak complain karena tagihannya melonjak ya? Tetapi berdasarkan hasil pengecekan, ini (tagihan) sudah sesuai pak,” ucap petugas PLN seperti dikutip Ari yang melakukan percakapan melalaui telepon.

Ari menceritakan, komplain tersebut justru karena besaran tagihan rekening listrik di rumahnya yang memiliki daya 3.500 watt itu jelas-jelas tak sesuai di banding tagihan bulan-bulan sebelumnya.

“Malah dua bulan terakhir ini, terutama mulai bulan puasa, penggunaan listrik di rumah saya normal saja, malah jauh berkurang dibanding sebelumnya. Tapi anehnya, tagihan malah melonjak naik sampai sebesar Rp 464 ribu lebih. Ini jelas enggak wajar,” katanya.

Ia menyebutkan, dalam riwayat penggunaan listrik di rumahnya sampai Desember 2023 sampai Mei 2024.

Adapun terjadi kenaikan mulai di awal 2024. Pada Desember 2023, tagihan rekening listriknya sebesar Rp 952 ribu lebih, Januari 2024 tagihannya naik menjadi RP 1.2 juta lebih, Februari sampai April masih naik, namun besarnnya stabil, yakni di Rp 1.3 juta lebih.

“Nah, masuk tagihan bulan Mei kok melonjak sampai Rp 1.8 juta lebih, dengan pemakaian KWH sebesar 1028. Pemakaian KWH bulannya hanya 768. Jadi masuk tagihan Mei, pemakaian KWH naik sampai 260,” ungkapnya.

Menurut Ari, sejak bulan Ramadan sampai selepas lebaran, Ia lebih banyak di luar kota, sehingga tak banyak pemakaian listrik di rumahnya, termasuk AC. Kondisi tersebut berbeda dengan akhir tahun 2023 sampai awal tahun 2024, banyak kegiatan di rumanya yang sampai malam hari.

“AC juga menyala terus, televisi, komputer, terus ada tukang juga yang kerja menggunakan listrik. Tapi tagihannya masih wajar di Rp 1.3 juta. Ini setelah pemakaian berkurang atau normal,  tagihan malah naik. Makaknya, saya minta bukti pencatatan KWH  oleh petugas catat PLN.

“Benar dicatat (sekarang di foto) apa ditembak, makanya jadi lonjak 260 Kwh. Tapi saya minta buktinya enggak dikasih. Makanya saya mau membawa masalah ini ke BPSK,” tegas Ari.

Ari mengaku ragu atas penjelasan pihak ULP Cipayung yang menyatakan bahwa nominal tagihan tersebut, sudah sesuai dengan perhitungan akumulasi dari pemakaian bulan sebelumnya. Ia menduga ULP Cipayung yang tidak melakukan pencatatan meter dan mengeluarkan bukti dokumen yang diduga dimanipulasi.

Menurut Ari, sesuai Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen, pencatatan meter untuk pelanggan yang menggunakan KWH pascabayar merupakan kewajiban pihak PLN. Perhitungan jumlah tagihanpun harus sesuai dengan hasil pencatatan tersebut.

Selain soal pecatatan meter listrik yang diragukan, Ari menyebut yang lebih aneh adalah petugas pencatat PLN yang membayar talangan tagihan listrik di rumahnya, Padahal, ia sudah melarangnya.

“Makin janggal lagi karena petugas pencatat ini ternyata sudah pensiun, namun masih dikaryakan oeh PLN. Nah, semenjak itu tagihan listrik saya selalu naik dan itu gak wajar dalam setiap bulannya,” papar Ari.

Ari mengatakan, terkait petugas yang membayar talangan tagihan listriknya itu diadukan ke pusat layanan konsumen PLN Pusat. “Enggak lama kemudian ada telepon dari ULP Cipayung yang menjelaskan bahwa petugas itu sudah diberhentikan, karena memang pensiun,” pungkas dia. (be-020)

Tags: bogorexposecimandekabupaten bogorPLNpln bogortagihan plnupt pln '
Previous Post

Diajak Makan Bareng, Sopir Angkot Curhat ke Sendi Fardiansyah

Next Post

Gelar Teatrikal, Jurnalis Bogor Tolak RUU Penyiaran

Related Posts

Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

13 Oktober 2026
0

BOGOR – Puluhan warga Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menggelar aksi damai di Jalan PT Antam, Kampung Jatake, pada...

Pemkot Bogor Targetkan Fisik Trase Baru Batutulis Rampung Oktober 2026

Pemkot Bogor Targetkan Fisik Trase Baru Batutulis Rampung Oktober 2026

7 Oktober 2026
0

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot Bogor) memastikan pembangunan fisik trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor...

DPRD Dorong Pemkot Bogor Lelang Aset Idle demi Dongkrak PAD

DPRD Dorong Pemkot Bogor Lelang Aset Idle demi Dongkrak PAD

7 Oktober 2026
0

BOGOR — Komisi II DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah yang belum termanfaatkan...

Diduga Tak Berizin dan Jadi Penyebab Banjir, Puluhan Warga Tolak Proyek Perumahan di Babakan Madang

Diduga Tak Berizin dan Jadi Penyebab Banjir, Puluhan Warga Tolak Proyek Perumahan di Babakan Madang

7 Oktober 2026
0

BOGOR-Puluhan warga menolak pembangunan proyek perumahan seluas 63.890 M2 di Kampung Leuwijambe RW 03 Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten...

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

Ini Trayek Baru Angkot dan BisKita di Kota Bogor, Cek Lengkapnya Disini!

2 Mei 2023
Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

Alhamdulillah, Teh Zakiyah Lolos ke Parlemen Wakili Warga Bogor Utara

17 Februari 2024
Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

Bejat, Pegawai Koperasi PDAM Perkosa Anak Yatim Sampai Hamil 7 Bulan

7 Juni 2023
Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

Hebat, Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

0
Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

Hore, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan Air Mesjid Selama Ramadhan

0
Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

Mucikari Jualan Wanita di Bogor Valey Lewat Aplikasi Michat

0
Eko Pimpin Subang, Ketua PWI Jabar Ingatkan Profesionalitas Pers

Eko Pimpin Subang, Ketua PWI Jabar Ingatkan Profesionalitas Pers

14 Oktober 2026
Sinergi, Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

Sinergi, Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026
Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

Warga Bantarkaret Desak Kepastian Status Lahan Jalan PT Antam, 35 Tahun Dilalui Tanpa Kejelasan

13 Oktober 2026
BogorExpose.com

Selamat Datang di Bogorexpose.com,
Portal Berita yang dikelola oleh PT EKSPOSE MEDIA BERSAMA
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-0046015.AH.01.01.Tahun 2023

REDAKSI – HUBUNGI KAMI – PEDOMAN MEDIA CYBER

 

Copyright © 2023 BOGOREXPOSE.COM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor Plus
    • X-Biz
    • X-Sport
  • Nusantara
  • Mimbar Politik
  • Kabar Dunia
  • Jelajah
  • Persepsi
  • Bogor Pisan
    • Info Pak Kades
    • Info Pak Lurah