BANDUNG– Tantan Sulthon Bukhawan memperoleh 444 suara, mengungguli pesaingnya, Hardiansyah, yang meraih 247 suara. Dengan perolehan ini Tantan Sulthon sah terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031.
Dari total 669 anggota perwakilan PWI Kota/Kabupaten se-Jawa Barat tercatat 2 suara abstain dan 6 suara dinyatakan tidak sah dalam pemilihan yang digelar di Hotel Horison Bandung, Rabu, (12/08/2026).
Pemilihan Ketua PWI Jawa Barat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan konferensi atau agenda organisasi PWI Jawa Barat yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Bandung.
Dengan perolehan suara tersebut, Tantan Sulthon Bukhawan dipercaya memimpin PWI Jawa Barat untuk masa bakti lima tahun ke depan, yakni periode 2026–2031.
Hasil pemilihan ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru PWI Jawa Barat. Ketua terpilih selanjutnya diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan di Jawa Barat.
Tantan sebelumnya juga dikenal aktif dalam kegiatan organisasi kewartawanan dan sejumlah agenda PWI di Jawa Barat.
Penetapan hasil pemilihan dilakukan setelah seluruh suara dihitung dan diverifikasi oleh panitia pemilihan dalam forum yang diikuti peserta yang memiliki hak suara.
Rencananya kedepan, saat menyampaikan visi dan misi dirinya ingin kantor PWI di provinsi maupun kabupaten/kota harus menjadi rumah bagi wartawan. Rumah untuk melahirkan gagasan jurnalistik, pendidikan jurnalistik, perlindungan wartawan dan tempat membangun profesionalisme pers.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tantan bahkan memasang target besar untuk mendorong lahirnya wartawan kompeten di Jawa Barat.
“Saya akan mencetak 1.000 jurnalis PWI. Wartawan PWI akan menjalani UKW. Kita ingin membangun wartawan yang memiliki kompetensi, memahami kode etik, profesional dan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab,” ujarnya. (Imam)





















Discussion about this post