BOGOR – Momentum Milad ke-13 RS UMMI Bogor berlangsung meriah dan penuh makna. Mengusung tema “Sinergi, Inovatif, dan Tulus untuk Melayani”, rumah sakit tersebut menggelar puncak perayaan di Lapangan Sempur, Minggu (17/5/2026), dengan rangkaian kegiatan Fun Run 5K, edukasi kesehatan, hingga peluncuran layanan Kateterisasi Jantung (Cath Lab) bagi pasien JKN.
Peluncuran layanan Cath Lab menjadi sorotan utama karena diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien jantung darurat di Kota Bogor dan sekitarnya. Prosesi launching ditandai dengan penandatanganan bersama antara pihak rumah sakit, Pemkot Bogor, BPJS Kesehatan, dan DPRD Kota Bogor.
Direktur Utama RS UMMI Bogor, dr. Najib Askar, MARS, CPML, mengungkapkan bahwa layanan ini merupakan langkah besar rumah sakit dalam memperkuat pelayanan kesehatan jantung, khususnya bagi peserta JKN.
“Untuk kasus emergensi, pasien JKN akan di-cover penuh. Harapan kami, ke depan layanan ini juga bisa melayani kasus-kasus elektif,” ujar dr. Najib.
Tak hanya menghadirkan inovasi layanan kesehatan, Milad ke-13 RS UMMI juga menjadi momen apresiasi bagi para pegawai loyal. Manajemen memberikan hadiah umrah kepada 10 karyawan terpilih yang dinilai berdasarkan masa kerja, performa, dan kedisiplinan.
“Ini adalah bentuk penghargaan kami kepada karyawan yang telah berdedikasi penuh. Terdiri dari 7 tenaga medis dan 3 nonmedis, sesuai komposisi internal rumah sakit,” jelasnya.
Dukungan terhadap hadirnya layanan Cath Lab juga datang dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna. Menurutnya, layanan ini sangat sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).
“Layanan ini sangat penting, terutama untuk kasus jantung yang membutuhkan tindakan cepat demi penyelamatan nyawa. Data kami menunjukkan kebutuhan layanan jantung di Bogor masih sangat tinggi,” katanya.
Sementara itu, BPJS Kesehatan memastikan pasien darurat tetap mendapatkan pelayanan optimal, termasuk bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran mandiri melalui skema UHC atau PBI.
Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan KC Bogor, Rizal Ashari Nampira, menegaskan bahwa pasien dalam kondisi gawat darurat akan tetap ditangani tanpa hambatan administrasi.
Namun, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan kartu BPJS milik orang lain karena berpotensi menimbulkan masalah serius di kemudian hari.
“Tolong jangan gunakan kartu yang bukan haknya. Semua data pasti terdeteksi dan bisa menimbulkan persoalan administrasi yang rumit,” tegas Rizal.
Dukungan penuh turut disampaikan Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, Endah Purwati. Ia menilai kehadiran Cath Lab menjadi langkah strategis untuk menekan angka kematian akibat keterlambatan penanganan pasien jantung.
“Kasus jantung sangat bergantung pada kecepatan penanganan. Ada golden period yang menentukan keselamatan pasien. Karena itu, layanan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya layanan Cath Lab dan semangat pelayanan yang terus diperkuat, Milad ke-13 RS UMMI Bogor menjadi simbol komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.




















Discussion about this post