BOGOR– Konsep berbeda dihadirkan oleh Polres Bogor untuk Pos Terpadu Operasi Ketupat 2026 di kawasan Jalan Raya Puncak, tepatnya di Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Pos terpadu tersebut didesain unik dengan fasad bertema kisah legendaris Aladin guna menarik perhatian masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di jalur wisata Puncak.
Pembuatan pos tematik tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan kepada seluruh jajaran Polres di wilayah Polda Jawa Barat agar menghadirkan pos terpadu dengan konsep unik dan tematik selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, pos terpadu yang diberi nama Pos Hoegeng tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin beristirahat saat melakukan perjalanan mudik.
“Dari Polres Bogor kami menjalankan petunjuk dari Bapak Kapolda Jawa Barat yang memerintahkan kepada seluruh Polres jajaran Polda Jabar untuk membuat satu pos terpadu yang sifatnya unik dan tematik,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis (12/03/2026).
Menurutnya, konsep tersebut diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat agar singgah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di pos terpadu.
“Harapannya masyarakat yang melaksanakan mudik bisa singgah di pos yang kami sediakan. Di sini ada berbagai layanan seperti pijat gratis, pelayanan kepolisian, dan juga disediakan tempat ibadah khususnya di Pos Hoegeng Gadog ini,” katanya.
Ia menambahkan, desain bangunan yang menyerupai nuansa Timur Tengah dipilih semata-mata untuk menciptakan tampilan yang menarik dan mudah dikenali masyarakat.
“Filosofinya tidak ada secara khusus, kami hanya mencari konsep yang eye-catching sehingga masyarakat tertarik datang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, dalam Operasi Ketupat 2026 terdapat tiga jenis pos yang disiapkan di wilayah Kabupaten Bogor, yaitu pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
“Untuk pos pengamanan sifatnya hanya melaksanakan kegiatan kepolisian dan pengamanan. Di wilayah Kabupaten Bogor sendiri ada 14 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik,” jelasnya.
Sementara itu, satu pos pelayanan ditempatkan di Rest Area Gunung Mas yang biasanya digunakan sebagai titik pengaturan lalu lintas, terutama saat penerapan sistem one way di jalur Puncak.
“Pos pelayanan kita tempatkan di Rest Area Gunung Mas. Di sana biasanya menjadi titik untuk mempending kendaraan sebelum penerapan sistem one way,” ujarnya.
Adapun Pos Terpadu Gadog memiliki fungsi yang lebih lengkap karena selain melaksanakan pengamanan dan pelayanan kepolisian, juga dijadikan sebagai pos K3I dengan melibatkan berbagai unsur instansi terkait.
“Di pos terpadu ini tidak hanya personel kepolisian, tetapi juga ada dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD karena saat ini masih sering terjadi bencana hidrometeorologi, kemudian juga ada tim medis,” tandasnya. (Bachtiar)



















Discussion about this post