JAKARTA – Eiger berhasil meraih penghargaan pada kategori Partner Pendukung Media Lokal terbaik di Apresiasi Night Local Media Summit 2025 yang digagas IMS dan Suara.com di Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025.
Public Relations Executive Eiger, Shulhan Syamsur Rijal mengatakan, bahwa koneksi Eiger dengan media sudah terjalin erat karena koleksi produknya telah menjadi kepercayaan dan mudah ditemukan di lapangan.
“Sebenarnya relasi Eiger dengan teman media tanpa ada saya dan yang lainnya, Eiger ini sudah terkenal dan ada di dalam bagian masyarakat,” ujarnya.
Ijal sapaan akrabnya yang telah bergabung dengan EIGER selama 36 tahun itu, memahami betul dinamika media saat ini.
“Kita tahu memang sekarang media hari ini, tapi kita yakin media saling menguntungkan,” katanya.
Lanjut dia, Eiger sendiri menerapkan prinsip keadilan dalam memperlakukan semua jenis media, baik lokal, nasional, maupun independen yang disebutnya sebagai ‘homeless’ media.
“Sampai hari ini saya menemukan anak media di lapangan, menceritakan koleksi barang Eiger. Tentu hal ini didasari kepercayaan kualitas produk kami,” ujarnya
Dia menambahkan, bahwa kini industri perlengkapan outdoor kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Shulhan mengakui bahwa pasar tidak hanya diklaim oleh satu dua merek, melainkan semakin banyak pemain baru yang bermunculan.
“Tantangan bagi Eiger, industri bukan diklaim tapi semakin banyak. Tapi produk kami sudah ada di Sumawe sampai Timika juga,” jelasnya.
Dirinya juga mengapresiasi bahwa acara seperti LMS adalah platform penting untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak.
“Saling berjalan. Inspirasinya sangat berjalan, intinya menjalin komunikasi antara banyak pihak. Brand butuh semuanya,” katanya.
Sebagai informasi, Local Media Summit (LMS) 2025, pertemuan tahunan terbesar bagi media lokal dan skala kecil di Indonesia resmi dibuka pada Selasa (7/10/2025) kemarin.
Forum ini berlangsung selama dua hari pada 7-8 Oktober 2025 di JW Marriott Hotel, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Dengan tema “Unlocking Local Capital: Building Sustainable Media Market in Indonesia”. (**)






















Discussion about this post