BOGOR — SMP YKTB Kota Bogor sukses menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru.
Mengusung tema “Sasmita Nusantara”, rangkaian acara yang berlangsung selama lima hari ini dirancang tidak hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter siswa yang disiplin, peduli lingkungan, tanggap bencana, serta percaya diri.
Sejak hari pertama, para siswa baru sudah dibiasakan untuk menerapkan kedisiplinan dengan hadir di sekolah tepat waktu pada pukul 07.00 WIB. Sebanyak lima kelompok yang dinamai berdasarkan nama-nama pahlawan dari Jawa Barat dibentuk untuk membangun semangat kebersamaan dan pengenalan antarpeserta didik.
Panitia MPLS Bagian Kesiswaan SMP YKTB, Ria Balkis, menjelaskan bahwa pembagian kelompok ke dalam gugus pahlawan lokal bertujuan untuk menanamkan nilai sejarah dan kebangsaan sejak dini. Selain itu, materi yang diberikan setiap harinya dirancang bervariasi agar memberikan pengalaman belajar yang komprehensif.
“Pembagian kelompok siswa kami bagi menjadi 5 gugus dengan nama-nama pahlawan Jawa Barat. Di hari terakhir, setiap gugus wajib menampilkan pentas seni sebagai wadah untuk mengekspresikan bakat mereka,” ujar Balkis, Jumat (24/7/26).
Rangkaian materi MPLS SMP YKTB menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan pemateri luar. Pada hari kedua, sekolah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan edukasi mitigasi bencana, yang dilanjutkan dengan simulasi penanganan gempa bumi secara langsung oleh para siswa.
Memasuki hari ketiga, kegiatan berfokus pada kesadaran lingkungan melalui sesi bersama Bank Sampah. Para siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan non-organik, mengidentifikasi bahan yang dapat didaur ulang, hingga memahami nilai ekonomis dari pengelolaan sampah yang tepat.
Tak berhenti di situ, pada hari keempat para siswa diajak melakukan aksi hijau dengan menanam tanaman. Setiap gugus bekerja sama membawa pot, pupuk kompos, serta bibit tanaman untuk mempelajari media tanam dan mempraktikkan penghijauan di lingkungan sekolah.

Puncak rangkaian MPLS ditutup pada hari kelima dengan penampilan Pentas Seni (Pensi). Seluruh siswa dari masing-masing gugus diwajibkan unjuk kebolehan, mulai dari seni tari (dance), seni peran, hingga seni musik.
Keseruan puncak acara dirasakan langsung oleh para siswa baru, salah satunya dari Gugus 2. Empat siswa baru, Saina, Shafa, Feby, dan Angita mengaku sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat berpartisipasi dalam pertunjukan dance, drama musik, dan bernyanyi bersama guru.
“Seru banget! Kami belajar banyak hal baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Sekarang rasanya jadi lebih percaya diri dan punya lebih banyak teman. Semua harinya seru, tapi hari terakhir pas pentas seni ini yang paling kami suka,” ungkap Saina mewakili kawan-kawannya.
Melalui perpaduan edukasi kebencanaan, kelestarian lingkungan, dan wadah kreativitas seni, MPLS SMP YKTB bertema “Sasmita Nusantara” diharapkan mampu menjadi fondasi awal yang kuat bagi para siswa baru dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Zulfi Kusuma)




















Discussion about this post