BOGOR– Tebingan setinggi dua meter di Kampung Jerokuta Kaum, RT05/16, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami longsor pada Kamis (29/1/2026), pukul 18:45 WIB.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana longsor ini.
Lurah Bondongan Yanti Maryanti mengatakan ada 2 KK, 5 jiwa yang menjadi korban dua di antaranya lansia. Lima korban itu yakni Maryamah (69) sebagai kepala keluarga, Aminah (54) meninggal dunia, Irvan maulana (39), serta Iwan mulyandi (44) kepala keluarga, Muhamad Rafi Hermawan (15).
“Ya ada 2 KK yang terkena bencana longsor, salah satunya ada lansia yang meninggal, kejadinya Longsor nya sehabis magrib,” ujarnya.
Sementara itu, Korban meninggal telah dibawa ke RS Melania dan sudah disemayamkan di Masjid Al-Falah RT.04/16, akan dimakamkan di TPU Dreded sekitar pukul 08.00 WIB.
“Untuk Korban selamat sudah diungsikan di Masjid Al-Falah, selanjutnya akan mengajukan Huntara,” katanya.
Soal kronologisnya, saat kejadian korban meninggal tengah berada di luar rumah, tiba-tiba longsor dari tanah kosong diatas jalan depan rumah, sehingga korban langsung tertimpa longsor.
Lebih lanjut Yanti menyampaikan, korban meninggal mendapatkan biaya untuk menggelar tahlil nantinya dari Dinas Sosial dan para korban juga mendapatkan uang duka dari Sekda Kota Bogor.
“Bagi warga terdampak dari kami akan diajukan hunian sementara (Huntara) yang didapat dari Dinsos serta santunan kematian dari Kementerian Sosial,” jelasnya.
Dirinya berterima kasih kepada semua pihak terkait yang sigap dan langsung mendatangi lokasi bencana tak lama setelah kejadian.
Diketahui peristiwa tragis ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 18.45 WIB. TPT yang berada tepat di depan rumah korban tiba-tiba ambrol.
Lokasi longsor berada di gang sempit permukiman padat dengan kondisi jalan menurun. Material longsor menutupi jalan setapak antara rumah korban dan TPT yang runtuh. Rumah korban sendiri tidak terdampak langsung oleh longsoran.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam. Material longsor berupa batu dan tanah menjadi kendala utama. (Rajib Jawas)



















Discussion about this post