BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan 600 unit Al Qur’an Braille hasil natura kepada 600 penyandang disabilitas sensorik netra di 15 titik di wilayah Jabotabek.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan gelaran Training of Trainer (ToT) Pengajar baca Al Qur’an di Puncak, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (12/08/2024).

Penyaluran Al-Quran Braille bagi penyandang disabilitas sensorik netra dalam rangka menekan angka buta Al Quran bagi kalangan tuna netra. Pasalnya kaum penyandang disabilitas ini mengalami kesulitan tersendiri untuk bisa membaca kitab suci tersebut.
Umumnya para penyandang sensorik netra hanya mengikuti bacaan Al Qur’an dengan mendengarkan saja karena sulit menemukan Al Qur’an braille, padahal para penyandang disabilitas sensorik mata ini hanya bisa membaca huruf braille.
Seperti diakui Suyadi, meski kini dirinya sudah fasih baca Al Qur’an, namun dahulu pada awal belajar mengalami banyak masalah.
“Terutama dalam hal perabaan ya, karena Al Qur’an ini terpisah pisah dalam beberapa juz. Jadi sempat kesulitan,” ungkapnya.
Kepala Divisi Pendistribusian Baznas RI Ahmad Fikri mengungkapkan program ini merupakan wujud dukungan Baznas RI terhadap penyandang disabilitas sensorik netra serta memfasilitasi akses pendidikan Al-Qur’an dann menjamin pemerataan kesempatan memahami agama.
“Melalui kegiatan ini, Baznas berupaya menyiapkan pengajar yang kompeten dan memfasilitasi akses pendidikan Al-Qur`an Braille bagi penyandang disabilitas sensorik netra guna menciptakan pribadi tunanetra muslim yang mencintai Al-Qur`an,” katanya.
Ahmad menyampaikan Baznas juga mendistribusikan Al-Qur’an Braille hasil natura kepada 600 penyandang disabilitas sensorik netra di 15 titik, dan melakukan TOT di 5 titik wilayah Jabodetabek seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi penyandang disabilitas sensorik netra,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan RTQ Al Bayyinah, Ani Nurhayati Taufik mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan dukungan dan kesempatan serta memfasilitasi kegiatan TOT Al-Qur’an Braille. Al Bayyinah sendiri merupakan yayasan yang bergerak dalam pengajaran membaca Al Qur’an.
“Semoga apa yang sedang diusahakan saat ini bisa memberikan manfaat besar dan bisa memberikan keberkahan untuk kita semua,” pinta Ani.
Sementara itu, peserta pada kegiatan kali ini berjumlah 30 orang dengan rincian 14 peserta Tunanetra dan 16 peserta awas, target ToT Pengajar Al Quran Braille kali ini adalah Mahasiswa, Guru SLB wilayah Bogor, Guru TPQ, Pengajar Al Quran Braille Yayasan Al Bayyinah. (be-021)



















Discussion about this post