DEPOK – Hasil gemilang diraih tim basket 5×5 putra Kota Bogor pada babak penyisihan Grup C Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Tim berjuluk “Kota Hujan” tersebut sukses meraih kemenangan telak dengan skor 74-33, saat menghadapi Kota Cimahi di GOR Kota Depok, Minggu (1/11/2026).
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Kota Bogor dalam mengarungi persaingan Porprov Jabar 2026. Terlebih, pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 lalu, tim basket putra Kota Bogor gagal lolos dari babak kualifikasi.
Pelatih tim basket putra Kota Bogor, Muhammad Nurifa mengatakan, kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain selama menjalani persiapan. Meski demikian, masih ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki untuk pertandingan berikutnya.
“Pada kuarter pertama hingga ketiga, kami kesulitan mengembangkan permainan meski masih unggul dalam perolehan skor. Baru menjelang laga berakhir, anak-anak menemukan momentum untuk menerapkan strategi yang sudah kami susun,” ujarnya usai pertandingan.
Rifa, sapaan akrabnya, menambahkan, evaluasi juga akan dilakukan dari sisi bertahan maupun menyerang. Menurutnya, setiap pertandingan membutuhkan strategi berbeda karena kualitas lawan yang dihadapi juga tidak sama.
“Harus plan by game. Lawan berikutnya pasti jauh lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Kendati demikian, Rifa tetap bersyukur Bimo Aria Martha dan kawan-kawan mampu mengamankan kemenangan pada laga perdana. Hasil tersebut tidak terlepas dari kerja keras pemain selama menjalani latihan.
Dengan target medali emas yang ditetapkan Pengurus Perbasi dan KONI Kota Bogor, dirinya optimistis tim mampu menjawab tantangan tersebut.
“Kami memiliki materi pemain yang berkualitas dan mereka juga bermain di kompetisi basket pelajar SMA maupun kampus,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Perbasi Kota Bogor, Destyono menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan perjuangan tim putra Kota Hujan dalam mengawali pertandingan basket 5×5 Porprov Jabar 2026.
Menurutnya, kemenangan pada laga perdana patut disyukuri karena pertandingan pembuka biasanya tidak mudah untuk dilalui.
“Tapi di atas lapangan anak-anak bisa membuktikan memiliki mental pemenang. Kami optimistis target medali bisa tercapai,” katanya. (*/Imam Morron)
















Discussion about this post